Truyen3h.Co

Dare or Dare

Ulangan Mandarin

nanayyyg_

Hari ini rabu, bertepatan banget sama ulangan mandarin anak kelas 12. Karina dari tadi udah deg-deg an keringet dingin takut gabisa kerjain.

Di sisi kanan Karina ada Haechan Somi yang lagi santai main tiktokan tanpa perduli kalau ada ulangan.

"Papapale papale pale pale pale," itu Haechan yang nyanyi, yang joget Somi.

"Haechan suara lu berisik banget bangsat. Gw lagi belajar!." Ujar Jaemin duduk gajauh dari Haechan Somi.

"Sok-sok an belajar, padahal kapasitas otak lu ga memadai," jawab Somi.

"Yang penting usaha, ya gak Jaem?," Ryunjin belain Jaemin.

"Uh iya dong, jadi makin cintah sama mba pacar kalau di belain begini,"

Bruk

"Mampos kan kena baku hantam," ujar Giselle.

"Emang kayanya umur Jaemin tuh dikit lagi abis. Kita tunggu aja berita 'seorang lelaki di baku hantam oleh pacarnya sendiri, lantaran suka mengeluarkan gombalan kerdus'," tambah Yangyang.

"Sabar-sabar ya Jaem punya pacar kaya Ryu, " Siyeon yang duduk di samping Jeno.

Jeno noleh ke temen-temen nya,"belajar yang bener kalian. Pak Kun dikit lagi dateng,"

"Yeon, tukeran pacar aja yok. Kayanya yang paling waras disini cuma Jeno," ujar Ryunjin.

"Mba pacar!. Gw kurang apalagi untuk lo?!." Tanya Jaemin.

"Kurang waras!." -Ryunjin.

"Eh tapi pacar gw lumayan waras loh, jika dibandingkan dengan cecurut Yangyang dan Haechan." Lia berusaha pamerin pacarnya.

"Emang waras sih, tapi gw kasian nya sama Renjun. Kasian dia punya cewe ga waras macam lo Lia," Somi geleng-geleng kepala kalau ingat kebobrokan Lia.

Sebenernya mereka semua bobrok sih, tapi kadang masih berusaha alim aja untuk pencitraan. Contohnya kaya Siyeon, dia kalau di depan Jeno pasti langsung jadi gadis alim nan anggun.

"Yeon, kamu ga lanjutin belajarnya?," tanya Jeno yang duduk di samping Siyeon.

"A-ah iya Jen, bentar otak aku panas liat tulisan Mandarin," Jeno geleng kepala gemes liat muka Siyeon yang melas gitu.

Sedangkan Siyeon udah dugun-dugun baru sadar kok Jeno tiba-tiba panggil 'aku-kamuan'

"Adoh cepet banget aku-kamuan , asoy," goda Somi.

"Yeh iri aja lo bule depok," sarkas Ryunjin ke Somi.

"Jun, Yangyang, bagi-bagilah jawaban. Setia kawan dong," ujar Haechan.

"Matamu setia kawan!." Sarkah Yangyang.

"Kalau urusan ulangan gw gabisa bagi-bagi. Kerjain ulangan sendiri, soalnya dari situ kita bisa ngetes kemampuan kita bisa sampai mana," ceramah ustad Renjun Huang.

"Yah njun, untuk apa belajar bahasa mandarin sih," tambah Somi.

"Ya kali aja lu ada niatan mau jadi tkw disana Som," Giselle mengangguk setuju dengan ucapan Siyeon.

"Njun Yang, ayo dong bantu, lo taukan kalau orang yang sering membantu itu pasti pahala nya banyak,"

"Ya tapi beda konsepnya bodoh!." Yangyang rasanya udah mau patahin kepala Haechan trus buang ke kali Ciliwung.

" Haechan sama Somi emang cocok banget. Sama-sama bego, sama-sama bobrok. " Ryunjin mandang Haechan Somi.

"Kalian kayanya jodoh deh," celetuk Karina, buat Haechan dan Somi langsung tatap-tatapan aneh.

"Iya kayanya bener jodoh deh. Kalau bener juga gapapa sih. Gw sama Somi kan udah buat rencana mau bikin anak yang belang-belang gitu," Jawab Haechan.

"Nah bener tuh, liat aja nanti anak gw pasti gemoy gitu kaya zebra," tambah Somi.

"Ga waras emang." Shotaro, Giselle sedih ngeliat kehaluan temennya.

"Udah ngomongin anak, bikin nya aja belum." Jawab Ryunjin.

"Kita coba bikin duluan yuk Ryu," ajak Jaemin.

"Sini gw sunat dua kali lo!." Ancam Ryunjin sembari kunci leher Jaemin pake sikunya.

Yang lain cuma geleng-geleng kepala, liat kemirisan nasib Jaemin. "Untung nyawa Jaemin masih ada sampai sekarang." Gumam Siyeon.

"Oh iyaa!. Tuhkan gw jadi lupa topik yang tadi. YANGYANG YANG KU SAYANG bantuin ya ulangan Mandarin," Haechan udah duduk di bawah kaki Yangyang.

"Iyaa Yang, njun. Gw tau kalian masih punya hati nurani untuk bantuin kita," Somi ikutin kelakuan pacarnya. "Ntar kalau lo bantuin, gw kasih hadiah deh!."

"Apaan dulu hadiahnya?," tanya Yangyang mulai tergiur.

"Dicium Karina!." Tegas Haechan.

Plakkkk

"Tepat sasaran," ujar Karina setelah lempar pensil ke kepala Haechan.

"Jangan ngadi-ngadi lo boneng. Karina sama Ryunjin masih satu spesies kalau lagi marah," Lia, Siyeon ngangguk setuju dengan ucapan Jaemin.

"Renjun, kasian tuh anak gembel. Bantuin aja njun," ujar Lia ke Renjun.

"Ck. 1 jawaban 10 ribu,"

Haechan udah mau nangis aja rasanya, karena Pak Kunn kalau kasih ulangan tuh pasti ada 50 soal, apa gak bangkrut dia.

"Njunnn kamu tuh tega banget sama aku hiks. Lo tau ga sih, uang jajan gw cuma 20rb hari ini," mengingat betapa menyedihkan nya hidup Haechan, karena kemarin uang jajannya di kurangin sama bunda.

Ryunjin geleng kepala kasihan."Ck ck ck, menyedihkan sekali hidupmu anak muda,"

"Lo punya ginjal kan neng?," tanya Jaemin, Haechan langsung angguk.

"Trus lo mau gw jual ginjal gw gitu?!. Cuma untuk ulangan mandarin."

"Ya kali aja lo mau dapet duit dengan cepat."

"Njun..., satu soal 5rb aja lah, kasian tuh anak biyawak mukanya melas banget." Ujar Siyeon ke Renjun.

"Ck. Yaudah, 1 soal 2rb,"

Haechan peluk Renjun, sampe itu cowok udah sesek nafas. "RENJUN AKU SAYANG KAMU MUACH,"

"BONENG!. GAK GW KASIH JAWABAN NIH!."

"Maaf kakanda, adinda khilaf,"

Di sisi lain mata Lia udah mau keluar "BONENG!!!. Bisa-bisanya lo cium pacar gw!. Gw aja ga berani cium dia!. Gw gak ikhlas!. Gw doain lo ga berak setahun!. " Lia langsung ambil tisu di tas nya, elap-in pipi Renjun, kalau bisa dia butuh pasir juga buat hapus jejak haram dari si Haechan.

"Ayo-ayo berantem!!!." Ryunjin udah semangat tontonin drama china yang satu ini.

"Dosa apa gw, punya temen gini banget," Siyeon dan Jeno geleng kepala, liat kelakuan temen-temen nya.

Jam pulang sekolah Sooman's School baru aja bunyi. Dengan semangatnya anak kelas 11 Ips pada lari keluar kelas, karena udah muak dengan pelajaran.

"Akhirnya..., bisa keluar juga," ucap Wonyoung dengan deru nafas.

"Eh jangan santai dulu, kita kan abis ini ada pramuka," tambah Winter.

"Oh iya!. Ah elah males banget sumpah. Panas-panasan, nanti skinker gw luntur gimana dong,"

"Jisung tolong pacarnya masukin kantong kresek aja, trus buang ke kali ciliwung," ujar Sungchan yang udah keluarin muka jijik gitu ke Wonyoung.

"Emang kita hari ini pramuka nya ngapain sih?," tanya Yiren.

"Cuma kerjain soal, sama nyanyi-nyanyi kaya biasanya," jawab Winter.

"Ih mager banget gw, cabut aja yok Sung," ajak Wony.

"Nanti kalau di alfain gimana?," tanya Jisung.

"Yaudah kita kita ke indomart aja biar gak di alfain,"

"Gak gitu Sungchan bego,"

"Ck. Udahlah kita bolos aja, ini juga tadi bang Mark nyuruh kita pada ngumpul ke tongkrongan," ujar Chenle.

"Yaudahlah skuy," Sungchan langsung gandeng tangan Winter.

"Le, gw numpang lu ya, masa iya gw ke tongkrongan pakai sepeda. Yang ada sampai sono gw sisa tulang kaki doang." Ujar Jisung.

"Gw juga le!." Semangat Wony.

Chenle ngangguk "Hm, santai."

Mereka ber-enam langsung diem-diem menuju ke parkiran, tadinya sih pas udah mau keluar ada satu kakel yang pergok mereka, tapi untung nya tuh kakel bisa di sogok pakai duit 200rb punya Chenle.

"Aman ya bang," ujar Chenle kasih duitnya.

"Aman-aman, kalau sama gw semuanya terpecaya, apalagi kalau ada ini." Ujar kakel itu cengengesan.

"Halah, licik lo bang," ujar Sungchan.

"Ini tuh nama nya cari kesempatan dalam kesempitan,"

"Udahlah ayo cepet ke parkiran, makasih ya bang Sanha," ujar Wony.

Yiren ikut senyum ramah banget "Makasih kak,"

Chenle yang liatin muka Sanha udah kesel sendiri, lagi apa-apaan pacarnya dia diliatin sampai segitunya. "Bang! Liatnya biasa aja dong."

"Eh maaf-maaf. Abisnya senyum Yiren mengalihkan dunia gw ,"

Jisung sama Sungchan udah saling tatap-tatapan, udah waswas kalau Chenle marah. "Bang, mending lo ke sana aja deh, ntar nyawa lo keburu ilang," ujar Sungchan.

"Emang kenapa?,"

"G-gapa--,"

"Yiren, pacarnya Chenle," celetuk Winter.

"Ey mba musim dingin mulut kamu terlalu jujur ya, cocok banget jadi masa depan aku." Ujar Sungchan.

Winter natap Sungchan "Siapa lo?!."

"Owhhh... pantesan...," gumam Sanha.

"Ayo masuk ke mobil Ci!, " Chenle langsung tarik tangan Yiren untuk masuk kedalam mobilnya.

Yiren sama Chenle masuk mobil nya, tapi gak duduk di kursi depan, melainkan di kursi penumpang. Chenle udah kesel banget, dia jadi males nyetir. Mau gamau kunci mobilnya langsung dia kasih Jisung.

"Maksud lo apaan?," tanya Jisung bingung.

"Lo yang bawa mobil gw," Jisung garuk-garuk kepala.

"Mon maaf ya, bukannya gw gamau jadi supir, cuma gw takut aja, pas kita sampe di rumah bang Mark cuma sisa nama,"

"Lo gimana sih le, lo tau kan Jisung mah bisa nya main bom-bom Car." Ujar Wony.

"Ck. Yaudah gw yang bawa," mau gamau Chenle sama Yiren pindah tempat duduk lagi.

Winter sama Sungchan udah naik motor vespa berduaan, kalau kata Sungchan sih biar lebih romantis menikmati jalan dan juga semilir angin. Tapi kenyataan nya Winter malah kesel sendiri karena ban motor Sungchan sempet bocor, jadi harus nungguin ganti ban dulu.

Setelah beberapa menit ban di ganti, Sungchan Winter lanjutin perjalanan nya lagi menuju tempat tongkrongan. Ah bukan, ini bukan tempat tongkrongan yang kotor atau acak adul, ini tongkrongan semacam cafe pribadi milik Chenle.

Ya lumayan luaslah buat nampung anak-anak-anak berkebutuhan khusus kaya mereka kalau menurut Mark.

Mereka semua udah kumpul, beberapa makanan juga udah disiapin sama pegawai tokoh itu.

"Loh ada koh Hendery?," tanya Ningning.

"Eh iya, halo gw numpang main ya." Ujar Hendery dengan senyumnya.

"Ahay Ningning, pasti jantung nya udah mau jungkir balik tuh," goda Somi.

"Ih apasih kak!." Ningning udah malu sendiri, pipinya merah banget.

"Iya bang, gabung aja. Daripada lu gabut dirumah," ujar Haechan.

"Oh iya guys. Kalian udah denger bencana yang di Sumedang kan?," tanya Mark kepada mereka semua.

"Bencana apa bang?, yang gw tau dari sumedang cuma tahu goreng nya doang, Tahu Sumedang mantep pisan," yang ngomong Haechan tapi kenapa yang malu si Somi?.

"Boneng, mending kamu diem aja ya sayang," Somi sumpelin satu tahu ke dalam mulut Haechan secara paksa.

Gumoh tuh kayanya dikit lagi.

"Jadi di Sumedang, lagi ada bencana longsor. Lumayan banyak korban nya, rumah warga juga banyak yang rusak."

"Yaampun kasian banget ya Le, " Chenle anggukin kepala doang ke Yiren.

"Jadi gw ada rencana bagus nih,"

"Rencana apa bang?," tanya Jeno.

"Kita adain penggalangan dana, menurut kalian gimana?,"

"Bagus tuh, gw setuju," -Giselle.

"Bagus, lumayanlah daripada kita gabut gaada kerjaan. Mendingan ngelakuin hal yang lebih berfaedah," -Renjun.

"Gimana caranya bang?, "

"Belum tau juga sih, kalian ada yang punya ide ga?,"

"Hmmm..., gw sih mikirnya kita ngadain acara pertunjukan bakat aja, nanti uang hasil pertunjukan itu kita kasih semua ke para korban. Gimana menurut kalian?," tanya Hendery.

"SETUJU BANGET NINGNING!."

"Caelah, Ningning semangat bener." -Lia.

"Asoy Ningning prikitiw," siapalagi kalau bukan Jaemin.

"Ih apasih!."

"Tapi bagus juga ide nya koh Hendery," setuju Shotaro.

"Nah kan lumayan juga kita bisa kenalin nih bakat kalian semua daripada di sembunyiin terus." Tambah Hendery.

"Okedeh bang. Kayanya ide itu yang paling bagus." -Wony

"Tapi kan, kita perlu tempat buat adain pertunjukan itu bang," -Jeno.

"Gampang itumah," jawab Chenle santai. "Keluarga gw punya gedung pertunjukan, cuma ga terlalu besar. Tapi cukup lah ya untuk kita tampil."

Semua orang tepuk tangan sambil geleng-geleng kepala heran. Sebenernya Chenle tuh ngepet dimana sih?, sampai kekayaan dia gaada abisnya.

"Le, sebenernya bapak lo kerja apaan sih?, kok sampai harta nya luas kemana-mana," tanya Haechan heran.

"Ga banyak, cuma tukang batu bara."

"Tukang batu bara di toko matrial?,"

Chenle menggeleng "punya perusahaan di kalimantan,"

"Anjir!." Kaget Yangyang dan Jaemin.

"Fix gw lulus sekolah langsung ngelamar kerja sama bokap lo le,"

"Iya lu bagian yang angkutin batu bara nya kan Chan?," -Lia

"Renjun gw izin buang pacar lu ke kali ciliwung ya!."

Kilogram


Lialialia_

4. 303 likes

Lialialia @renjunfarro latihan dulu buat foto buku nikah

Komentar
Sungchan_gntg wah ada kiko!
Yangyang_ kiko??? Enak tau!
Mark_lee tolong pacar nya mana nih?, atas gw udah ga waras.

Lihat 403 komentar lain nya

Yirennn_

4.234 likes

Yirennn_ Lele&Cici

Komentar

Haechan_asoy pasti kalau punya anak namanya jadi Leci
Sultanchenle_ @haechan_asoy lo pulang sekolah lewat mana bang?.
Sungchan_gntg @suthanchenle_ keras bor, main jegat-jegat.

Lihat 200 komentar lainnya

Giselle_aeri

3.212 likes

Giselle_ aeri beli karung dimana ya?

Ningningx_ di warung koh Winwin banyak nih kak.
Renjunfarro_ 10rb 1 karung.
Siyeona_ @ningningx @renjunfarro lancar ya moms promosi nya.

Lihat 321 komentar lain nya.

Maaf ya yeorobun author update lama banget huhu. Aku pengen tamatin story yang ssungwint dulu hehe. Dikit lagi selesai kok itu, jadi sabaran ya kalian.

Makasih untuk yang udah vote dan komen, sayang kalian. Sarangek muach!.

Kali aja ada yang belum baca:)

2021 words:)

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co