10
ireneee
Liked by _imyour_joy, yerimiese, and 5.032.264 others
ireneee yang tengah mau jadi bride girl cie🐹👰
See (20.468) other comments
ss.wendy 🙈🙈🙈
koreadispatch 👀👀👀 @ss.wendy @dokyungsoo
hi_sseulgi 🙊🙊🙊
peterpan.wendy SEMAKIN DEKAT KAH INI HARI H NYAA ASTAGA MAU NANGIS😭😭😭
|weareangle udah nangis😭😭😭
|wensoo_family semakin nyataa😭😭😭
yerimiese ngga diajak kitanyaa😭😭😭 @_imyour_joy
|hi_sseulgi ini cuma ngasih seserahan :((
|_imyour_joy HUEEE😭😭😭😭
|ireneee pas bridal shower aja, harus fullteam kek aku duluuu! Colek @ss.wendy
|ss.wendy cek GC girls🙈🙈🙈
kimjuncotton sayang kamu kok spoiler sih😔
🌼🌼🌼
Hari ini kebetulan Irene dan Seulgi sedang menemani Wendy yang baru saja selesai melakukan lamaran resmi di rumahnya, rumah gadis itu cukup ramai hari ini karna keluarga besar Son dan Do berkumpul untuk membahas pernikahan kedua anaknya itu lebih lanjut.
Meskipun ada sedikit ketidak cocokan sih karna pihak keluarga laki-laki ingin menggunakan adat Korea sedangkan keluarga Wendy ingin kebarat-baratan.
"Gimana akhirnya?", tanya Seulgi yang baru saja kembali setelah mengambilkan minum untuk Irene dan juga Wendy.
"Entahlah, ini masih di pertimbangkan antara resepsi dua kali, yaitu pakai adat Korea terus besoknya ala western atau dipadu, jadi dress nya pakai hanbok tapi semuanya ala barat, eh btw makasi", jelas Wendy sambil menerima gelas pemberian Seulgi itu
"Kamu sama Kyungsoo sendiri gimana?", tanya Irene
Wendy menghela nafas pelan sebelum menjawab pertanyaan Irene tersebut.
"Aku sama oppa aslinya bebas, kita cuma mikir lebih baik pernikahan tertutup aja gausah ngundang media tapi kita tetep kasih konfrimasi", jelas Wendy
"Ih cape tau kalau pesta dua kali, apalagi pakai adat, tau sendiri kan pesta pernjkahan adat korea seribet apa, makanya aku sama Junmyeon nolak waktu ditawarin pakai adat", celetuk Irene
Seulgi dan Wendy mengangguk setuju, selain ribet, prosesinya juga sangatlah lama, bisa memakan waktu seharian, kasihan untuk kedua mempelainya nanti.
"Kalau kamu pakai adat korea kamu harus semir rambut jadi hitam lagi dong", tanya Seulgi sambil menunjuk rambut blonde milik Wendy
Gadis Kanada itu menggeleng sambil membuat mimik wajah sedih, huhuhu dia tidak mau menyemir hitam rambutnya itu
"Mungkin aku semir brunette deh daripada hitam", elak gadis itu
"Ih kenapa? Hutam cocok kok di kamy bagus", tanya Irene
"Gamau kontras banget sama kulit aku, dulu aku pernah nyoba. Oppa juga kurang suka, dia bilang emnding brunette soalnya katanya aku kayak mayit kalo semir hitam"
"Ih jahat banget Kyungsoo"
"Ih beneran unnie, aku kalo semir hitam kulitku nanti pucet banget jadinya", keluh Wendy
Irene dan Seulgi menangguk paham, wajah dan kulit Wendy kelewat blasteran sehingga jika gadis itu mewarnai rambutnya menjadi hitam kelam akan membuatnya terlihat pucat dan aneh.
Faktor terbiasa juga bisa membuat gadis itu terlihat tidak pantas dengan semir hitam, padahal Wendy yang memang dasarnya sudah cantik diapakan saja akan tetap cantik.
"Oh iya unnie! Kapan unnie program hamil? Aku udah ngga abar gendong debay!", tanya Seulgi antusias
Irene dan Suho bisa dibilang baru saja menikah, sebulan yang lalu lebih tepatnya tapi untuk waktu sebulan juga bisa dibilang waktu yang cukup bagi pengantin muda untuk mendapatkan kabar momongan.
Seulgi dan Wendy sendiri sudah sangat menanti-nantikan unnienya itu untuk segera memiliki anak, pasti sangat menggemaskan dengan mata bulat jernih dan bibir tebal penuh seperti kelinci. Kalau laki-laki akan tampan seperti sang ayah kalau perempuan akan sama menawannya seperti sang ibu.
Sementara itu yang ditanya hanya mengulas senyum lembut, mengatakan tunggu saja nanti pasti ada waktunya. Bukan, bukannya Irene mau menunda kehamilan, bahkan dirinya sudah sangat siap untuk program kehamilannya itu.
Hanya saja kata dokter kandungannya, kondisinya dan Suho belum cukup untuk memiliki momongan dekat-dekat ini, jadi mereka memutuskan untuk menunda sebentar.
Kata Suho sih, "mau pacaran dulu sebelum ribet ngurus anak"
Halah.
Tapi itu sudah seperti kekuatan sendiri bagi Irene, dia tau, cepat atau lambat usahanya dan Suho kelak pasti akan membuahkan hasil dan Tuhan akan segera mempercayakan mereka untuk menjaga malaikat kecilnya nanti.
🌼🌼🌼
"Kamu kenapa kok lesu banget?"
Irene yang baru saja memasuki mobil Suho yang menjemputnya menggelengkan kepala pelan dan menghela nafas berat, sang suami dapat melihat gurat lelah di wajah istrinya itu.
Suho tersenyum lembut dan mengelus surai hitam istrinya, berusaha menenangkan sang istri, dua tau apa yang selalu menjadi beban pikiran istrinya itu.
"Udah gapapa, aku kan udah bilang nanti bakalan ada waktu yang tepat buat kita dapat momongan, dan waktu itu bukan sekarang..."
"...kondisi kita terutama kamu, dalam kondisi yang kurang baik untuk memiliki anak, kalau kamu mengandung nantinya justru akan membahayakan janin sama diri kamu sendiri..."
"...dokter aja bilang kan, kalau misalnya dipaksakan bisa-bisa aku kehilangan janin kita bahkan kehilangan kamu, aku mending nunggu sedikit lebih lama daripada kehilangan kamu"
"Maaf..."
Suho menggeleng, memberikan istrinya itu sebuah pelukan hangat lalu kecupan panjang di bibirnya. Setelah dirasa cukup lelaki itu pun melajukan mobilnya untuk pulang.
"Dibanding sedih atau terpuruk ambil aja positifnya, dengan gini kan kita bisa berduaan lebih lama tanpa repot dengan si kecil, aku percaya kok nanti kalau kira sudah sama-sama siap, di waktu yang terbaik pula Tuhan akan ngasih"
Irene terkekeh kecil, suaminya itu benar, untuk saat ini mereka hanya bisa berusaha dan mengambil positifnya saja selama belum mendapatkan momongan.
Meraka mungkin tidak bisa keliling dunia jika Irene tengah mengandung sekarang bukan? Mereka mungkin tidak bisa menikmati waktu sebagai seorang pasangan kekasih selama bulan madu, dibanding pasangan suami istri bukan?
Suho udah kuat untuknya, maka dari itu Irene juga harus kuat untuk Suho, kalau bukan dia siapa yang akan menguatkan suaminya itu? Bukannya mereka harus saling menguatkan?
🌼🌼🌼
🌼🌼🌼
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co