3
_imyour_joy
Liked by k.sejeong, bae.eun, and 468.468 others
_imyour_joy 💕💕
See (84.861) other comments
k.sejeong yess gurls💕💕
chunghahaha blckpink in your areaaa
bae.eun 🔥🔥🔥🔥🔥
tentacles.10 lets wear black long pants and not tell eunbi. Btw, itu paha atau apa ya? @bae.eun
|bae.eun @tentacles.10 lunglit sih makanya iri
utokki_ kan mesti fotonya pas aku udah pulaaaang aku juga blackpinkk😭😭😭
|do.young jin, bp cuma berempat...
|utokki_ OIYAYAK LUPAK, KALO BERLIMA ITU RED VELVET YA TAPI KALO RV DCNYA MERAH HITAM DONG MAAP
|shxxbin131 aduh doy kembaran lu @do.young
|daniel.k.here merah hitam tomcat
|yeriniesme begonya jangan dikeliatanin dong jin plis, mending pas main board game aja :(
🌼🌼🌼
"Gimana mainnya tadi?", tanya Sungjae saat Joy baru saja memasuki mobilnya itu, mumpung dia lagi kosong dia menyempatkan dirinya untuk menjemput pacarnya itu.
"Hah? Ya ga gimana-gimana cuma ketemuan sama anak-anak aja", jelas Joy sambil mengenakan sabuk pengamannya, mobil sedan Sungjae itu melaju keluar dari drop off mall
"Eh tapi tau ngga oppa, gila apa tadi kita sampai habis mau 70ribu won gitu padahal cuma boardgame sama makan doang"
Sungjae yang sedang menyetir itu seketika tersedak air liurnya sendiri, buset hampir 70ribu won?! Memang ada-ada saja tempat tongkrongan jaman jigeum
"Berapa orang memangnya tadi kalian?", tanya Sungjae
"Sepuluh orang, ya perorang kira-kira habis 7ribu won si"
"Ya lumayan si menurutku masih normal"
"Ih kalo segitu mah bisa buat rame-rame sekitar 20 orang lebih pesen buffet di hotel!"
"Ya kalo kamu pesen buffet di hotel bisa lebih mahal lagi Joyyii"
Joy terdiam, benar juga yang dikatakan Sungjae, kalau mereka memesan hotel hanya untuk 10 orang itu sangatlah boros. Tapi tetap saja tidak worth itu gitu lo
"Ya mau gimana lagi dong Sooyoungie, udah terlanjur juga. Makanya lain kali sebelum meet up gitu survei dulu mateng-mateng tempatnya biar ngga nyesel"
"Ih ini mendadakan banget oppa"
"Semendadak apa sama tahu bulat?"
Joy memukul lengan Sungjae kesal, bisa-bisanya pacarnya itu bercanda seperti itu, haaah Joy menghela nafas pelan, dibalik semua itu paling tidak dirinya bisa bersenang-senang dengan temannya dan itu tidak terharga nilainya
"Oiya ngomong-ngomong gimana kabar sahabat dari zigotmu itu"
"Hah?"
Sungjae menjentikkan tangannya berulang kali, berusaha mengingat-ingat nama sahabat kekasihnya itu yang selalu Joy ceritakan, sebenarnya Sungjae ingin sekali berkenalan dan berteman dekat dengan sahabat kekasihnya itu tapi kata Joy sahabatnya itu jarang pulang ke Korea ditambah lagi dengan kesibukannya shooting
"Tunggu, tunggu... Maksud oppa Doyoun?", tanya Joy memastikan
Aaaahh iya si Doyoung! Bagaimana Sungjae bisa lupa sih?! Lelaki itu menunjuk Joy tepat diwajahnya.
"Iya itu!", tegas Sungjae dan Joy pun menganggukkan kepalanya paham. Doyoung toh rupanya
"Iya Doyoung kenapa?", tanya Joy lagi, masih kurang ngeh sama maksud Sungjae barusan
"Gimana dia kuliahnya?"
"Ya gitu, dia lagi balik bentar ke Korea, nyempetin balik aslinya. Dia lagi ngerjain TA si sekarang mau persiapan sidang sih", jelas Joy membuat Sungjae menganggukkan kepala paham yah meskipun dia tidak tau sistem penilaian dan tugas akhir di Jerman tapi mendengar cerita dari kekasihnya ini sepertinya berat
Ah dia jadi keingat dulu tugas akhir perkuliahannya, mengadakan drama musikal, itu lebih baik sih menurutnya daripada harus menggarap film.
"Ah iya, oppa udah makan malam belum?", tanya Joy kepada Sungjae yang menghentikan mobilnya ditengah lampu merah
"Cuma minum soju aja sih tadi sama aktor lainnya, kan Kyungsoo-hyung baru balik dari wamilnya"
"Ih kebiasaan oppa nih minum alkohol sebelum makan, inget asam lambungnya, yaudah nanti kita mampir ke myundong aja", omel Joy
Gimana dia tidak kesal, kekasihnya itu sudah dewasa dan lebih tua darinya, Sungjae juga memiliki aktifitas dan kepadatan segudang tapi tidak pernah peduli akan kesehatannya. Kalo sampai sakit dan harus opname kan nanti yang ribet Sungjae juga, jadwalnya jadi berantakan
"Ta-"
"Oppa..."
Sungjae menghela nafas pelan, okelah dia menurut untuk saat ini, dengan segera lelaki itu memutar kemudinya menuju distrik myundong yang terkenal dengan makananannya, memutar jauh dari arah rumah Joy.
🌼🌼🌼
"
Yang kamu mau makan apa?"
"Aku pesenin udon aja"
Joy mengangguk paham, memesamkan niku udon dan juga beberapa "gorengan" jepang untuk cemilannya, dia masih kenyang setelah acara kumpul-kumpulnya bersama teman-teman SMAnya tadi.
"Lemon teanya dua"
Setelah membayar pesanan mereka Joy kembali dengan satu nampan udon dannjuga tempura, tak lupa kedua lemon tea mereka, gadis tinggi semampai itu mengambil duduk tepat di depan Sungjae yang sedang asik memainkan ponselnya
"Kamu mesenin aku apa?", tanya Sungjae kepada Joy yang baru saja kembali
"Niku udon sih, kamu kan ga seberapa suka karenya", jelas gadis itu membuat Sungjae mengangguk paham
"Kamu ngga makan?", tanyanya saat mendapati hanya ada satu porsi makanan yang di bawa Joy
"Aku masih kenyang, makanin tempura aja. Kamu yang harusnya makan, perut kamu kosong cuma diisi alkohol, aku sih ga masalah", jelas Joy
Malam itu Joy menemani Sungjae yang terlihat makan begitu lahap, gadis itu tersenyum kecil melihat kekasihnya. Hanya melihat Sungjae makan makanan yang sehat dengan begitu lahapnya sudah membuatnya bahagia.
Haaah, tapi kenapa sih kekasihnya itu hanya mau atau ingat makan saat disuruh atau bersama dengannya? Bagaimana pola makan Sungjae saat Joy tidak bersama dengannya?
"Pelan-pelan oppa kalau makan, ngga aku ambil kok makanannya", ucap Joy sambil menyerahkan minumannya saat Sungjae tersedak kuah udonnya, membuat gadis itu khawatir
"Ah maaf kan aku"
"Gwenchana gwenchana"
Sungjae mengambil tisu yang diserahkan kekasihnya itu, mengusap sudut bibirnya yang kotor karna kuah udon. Ia menyerahkan mangkok udonnya kepada Joy
"Apa?", tanya gadis itu heran
"Makanlah sedikit, aku tidak enak karna harus membuatmu menemaniku makan seperti ini"
Joy mendengus malas, yang membuatnya seperti ini kan juga Sungjae sendiri, tapi gadis itu tetap menuruti apa yang dikatakan oleh Sungjae, ia menyuapkan satu sendok kedalam mulutnya
Sungjae menerima kembali mangkok pemberian Joy itu, kembali memakan makanannya yang tinggal sedikit itu.
"Yang membuatku menunggumu seperti ini kan juga karna dirimu sendiri oppa", omel Joy kepada lelaki itu membuat Sungjae terkekeh kecil
"Oh ngga ikhlas nih nemenin aku makan?"
"Bukan gitu, tapi ini masalah kesehatanmu, aku harus menyeretmu untuk makan demi menjaga pola makanmu, aku bertanya-tanya, seperti apa kalau misalnya aku tidak bersamamu apa kau melewatkan jam makanmu atau gimana?"
"Yasuda jangan meninggalkanku"
"Kau bercanda?"
Sungjae terbahak karna ucapan Joy barusan, ah gadisnya itu memang tidak peka, ia menyuapkan satu suapan terakhir sebelum akhirnya mengajak Joy untuk pulang
Yah biarkan saja untuk saat ini Joy tidak mengerti maksud ucapannya itu.
🌼🌼🌼
🌼🌼🌼
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co