Truyen3h.Co

worthwhile

to the next level.

fikawashere

"sayang."

isuka, yang sedang berganti pakaian untuk tidur, sontak berbalik ketika mendengar suara ace di balik tubuhnya.

"main masuk aja lu," tegurnya sambil berdecak pelan.

namun, ace justru tertawa terbahak-bahak.

"lu lagi mandi aja gua masuk. apalagi cuma ganti baju."

benar. selama bekerja di singapura, ace dan isuka berbagi apartemen yang sama.

awalnya, kamar mereka berada di lantai berbeda. kamar isuka berada di lantai yang lebih rendah dan ace menghabiskan sebagian besar waktunya di sana. beberapa bulan kemudian, pasangan itu sepakat untuk berbagi kamar yang sama.

meski berasal dari kampus yang sama, keduanya baru bertemu di sebuah perusahaan multinasional dua tahun setelah lulus.

ace sebagai analis sistem dan isuka sebagai interpreter. setelah mengenal satu sama lain selama setahun, mereka mulai berkencan pada tahun 2018.

sepasang kekasih itu berangkat ke singapura pada tahun berikutnya. ace dipindahkan ke cabang singapura, sedangkan isuka memulai karier baru di biro perjalanan wisata. sampai awal tahun ini, mereka telah hidup bersama selama enam tahun.

kini, mereka berbaring di tempat tidur—mengobrol ringan sebelum menjelajahi mimpi. di sela-sela itu, ace teringat percakapan dengan adik dan iparnya tadi siang.

haruskah ia mengundang isuka ke acara imlek keluarga besarnya tahun ini?

ia merenung cukup lama dan berjengit kaget ketika isuka menepuk bahunya.

"ace, denger gak? ngantuk, ya?"

"hah? kenapa? sorry, sorry. tiba-tiba aku kepikiran sesuatu," jawabnya singkat.

isuka mengangkat alisnya. "apa? acara imlek di rumah ayah mamah?"

mendengar itu, ace melotot kaget.

"HAH? KOK KAMU TAU?"

pemilik surai oranye itu berdecak pelan. "ace ... setiap tahun mereka ngadain acara, tapi kamu gak pernah dateng. mumpung tahun ini di jakarta, dateng aja."

tentu saja.

tentu saja, ia akan datang. tapi—

"kenapa? mau ditemenin?"

hah?

tak menyangka kata-kata itu akan keluar dari bibir isuka, ace hanya bisa membeku dengan mata terbuka lebar.

melihat sang kekasih menatapnya sangsi, isuka menarik napas dalam-dalam. "besok aku cari qípáo."

ace hanya bisa melongo tak percaya. isuka, yang selama ini menghindari pertemuan keluarga, akhirnya menawarkan diri untuk datang.

apakah itu berarti ia siap melangkah ke jenjang yang lebih serius?

gadis itu kemudian berguling ke kanan untuk tidur. namun, ace langsung memeluknya dari belakang dengan jantung berdebar kencang.

"aku anter."

.

.

.

———&———

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co