3
Sejeong mengerenyitkan dahinya heran, sendari tadi para staff dan juga rekannya di lokasi shooting terus menerus mengucapkan terima kasih kepadanya. Ada apa ini?
Gadis itu segera mencari manajernya, dirinya sungguh butuh penjelasan tentang apa yang terjadi, setelah mengelilingi lokasi shooting ia bernafas lega kala mendapati sang manajer asik berbincang bersama salah satu kru sambil menikmati makan siang mereka.
"Eonnie!"
Sang manajer itu menoleh kala mendengar suara Sejeong, wanita yang lebih tua dari dirinya itu tersenyum lebar kearahnya dan melambaikan tangan, menyuruh Sejeong ikut bergabung.
"Sejeong-ah, makasih ya!"
"Terima kasih? Terima kasih untuk apa eonnie?", tanya Sejeong kebingungan seraya menautkan kedua alisnya bingung
Sang manajer yang melihat ekspresi kebingungan dari artisnya itu hanya mengedikkan bahunya acuh tak acuh. Sepertinya Sejeong memang tidak mengetahui apapun.
"Eonnie aku benar-benar tidak paham, aku kesini karna mau bertanya kenapa orang-orang berterima kasih padaku, padahal aku tidak melakukan apapun", ucap gadis itu berterus terang
"Eoh? Kalau bukan kau lalu siapa yang mengirimkan food truck ke lokasi atas namamu?"
Sejeong menunjuk dirinya sendiri, ia menoleh kearah sang manajer meminta penjelasan, manajernya itu hanya mengedikkan bahunya cuek.
"Kau harusnya sudah bisa menduga bukan siapa yang melakukan itu"
Satu nama terlintas di pikirannya tapi itu tidak mungkin kan?!
"Eonnie... Tidak mungkin kan?", ucap Sejeong lirih
"Kalau kau ragu kau bisa menelponnya langsung"
🌼🌼🌼
Sejeong mendengus kesal mendengar celotehan dari seseorang dari sebrang sana, kenapa dari awal dia tidak menduga kalau ini semua ulang dari seseornag yang sedang jauh darinya itu.
Doyoung memang menyebalkan.
Ia menyesap kembali machiato miliknya sebelum mencecar Doyoung untuk kesekian kalinya.
"Kamu itu ya kenapa engga bilang ke aku? Aku jadi bingung kan semuanya pada bilang makasih ke aku"
Ia dapat mendengar kekehan lelaki itu dari sebrang sana.
Kalau aku bilang ke kamu namanya bukan kejutan dong
Sejeong merengek sambil mengerucutkan bibirnya, tapi kan paling tidak Doyoung menyuruhnya untuk mengecek atau mengabarinya biar dia tidak kebingungan seperti ini
"Tapi kan... Ah yaudah deh, tapi aku bener-bener berterima kasih karna kejutannya"
Kamu senang?
"Engga, aku kesel banget sama kamu!"
Dan mereka pun tertawa bersama melalui panggilan telpon tersebut, sampai akhirnya Sejeong harus menghentikan panggilan telpon mereka karna take adegan selanjutnya akan dimulai sebentar lagi dan dirinya sudah dipanggil oleh manajernya.
"Udah dulu ya, nanti aku telpon lagi, aku masih harus ambil adegan selanjutnya! Dadah semoga sukses konser hari ini"
Hmm kau juga, semoga shooting terakhirmu ini lancar!
🌼🌼🌼
"Doyoung-ah? Apa kau baik-baik saja?"
Doyoung menolehkan kepalanya saat mendengar suara Taeyong memanggilnya, lelaki itu hanyum tersengum dan mengangguk sebagai jawaban. Tapi Taeyong tau, bahwa membernya itu sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, ia tau itu
Karna sejak beberapa hari terakhir membernya itu terlihat menjadi sedikit lebih diam dan Taeyong tau bahwa Doyoung mengonsumsi obat anti depresan serta obat tidur.
"Apa kau yakin? Kalau ada masalah kau bisa cerita padakh"
"Aku seratus persen yakin hyung, aku tidak apa-apa"
"Apa Sejeong mengetahui kondisimu?"
Doyoung terdiam sejenak mendengar pertanyaan dari leader-nya itu, tidak mungkin dia membebani gadis itu dengan masalah sepele seperti ini. Ia hanya bisa menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"Aku sungguh tidak apa-apa, dan menurutku aku tidak harus menceritakan hal ini ke Sejeong, aku takut membebaninya"
Ya.
Sudah cukup Doyoung menjadi beban bagi grupnya itu, ia tidak ingin membebankan orang lain lagi.
Jadi sudah sepantasnya Sejeong tidak tau apa-apa.
🌼🌼🌼
🌼🌼🌼
Aku mau promosi duluu~
Kalo kalian mau baca, cerita aku yang lain aku baru upload dengan main cast Doyoung x Seola.
Judulnya metanoia heheh
Lafyuu💕
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co