Truyen3h.Co

IAM SUZ

PROLOG

authoriya

PROLOG

“KAU tahu kalau aku hanya mencintaimu, Bae Joo-Hyun.”

Langkahnya tiba-tiba terhenti. Senyum di wajah yang sudah sejak tadi tidak bisa ia singkirkan itu mendadak hilang karena suara yang baru saja ia dengar. Detak jantungnya bergerak cepat, jemarinya mengepal memegang tas makan siang yang ia siapkan dengan penuh cinta sepagian tadi. Ia melangkah lebih dekat dengan hati-hati agar suara dari stiletto yang ia pakai tak berbunyi. Mencoba meyakinkan diri bahwa suara yang dia dengar tadi bukan milik orang yang ia yakini, wanita itu kemudian memberanikan diri untuk mengintip.

Dan dunianya seketika hancur berantakan.

Wajahnya memucat melihat suaminya yang kini tengah berpelukan dengan sang kakak. Benar… tadi pria itu menyebutkan nama Bae Joo-Hyun. Kakaknya.

Seperti kehilangan tenaga yang selama ini membuatnya kuat, kotak makanan yang ia pegang langsung terlepas dari genggaman. Suara keras yang ditimbulkan mampu menginterupsi dua orang yang sedang berpelukan itu. Wanita itu mendunduk, menatap makanan yang ia siapkan sejak tadi pagi itu dengan nelangsa. Air matanya jatuh menetes mengenai makanan yang berserakan di lantai itu, senyuman getir menghiasi wajahnya. Dia kembali mendongak untuk memandangi wajah pucat dari kedua orang di depannya, mereka jelas tidak menyangka kalau akan ketahuan secepat ini. Atau… dia lah yang bodoh selama ini?

“Suzy…” sang kakak bergumam lebih dulu dari keterkejutannya. Sementara mengambil langkah hendak menjelaskan ke adiknya. Suzy malah melangkah mundur.

Ditatapnya sang kekasih dengan pandangan penuh benci dan kecewa. Hal yang paling membuatnya marah adalah wajah Daniel yang sama sekali tidak menampakan rasa bersalah sedikitpun. Dia bahkan tak mencoba memberikan penjelasan, memanggilnya dan melangkah memeluknya. Pria itu hanya bergeming di sisi sang kakak.

Suzy tertawa miris. Ia membawa jemarinya menghapus sisa air mata yang jatuh ke pipinya, kemudian berbalik melangkah pergi secepat kilat. Ini adalah hari perayaan pernikahannya yang kesatu, dan dia mendapatkan hadiah yang benar-benar indah dari Daniel.

Sambil setengah berlari, Suzy bergegas keluar dari kantor yang menyebalkan itu dengan segera. Langkahnya terburu, mengucapkan maaf kepada beberapa orang yang tak sengaja ia tabrak. Salju sedang turun di Seoul, dengan atmosphere dingin yang menyesakkan, ia terus berlari keluar. Langkahnya mendadak berhenti ketika suara orang-orang yang berteriak bersamaan dengan suara klakson mobil yang terdengar. Suzy menoleh, cahaya terang yang menyilaukan menghujam indera penglihatannya selama beberapa detik sebelum ia sadar kalau benda yang bergerak cepat itu mencium tubuhnya membuatnya terbang melayang sebelum akhirnya membentur dinginnya aspal yang bersalju. Suzy masih sempat mengetahui orang-orang berjalan mengerubuninya, dia juga masih sempat mengetahui bagaimana darah merembes pada salju yang putih di bawahnya sebelum akhirnya kegelapan merenggut kesadarannya.

Apakah aku akan mati dengan cara seperti ini? Aku benar-benar tidak rela!

*********

ABSEN DULU YANG BACAA, KALO RAME LANJUT PART 2

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co