10
🌻[Our Honeymoon]🌻
🌼🌼🌼
Pagi ini adalah hari pertama setelah pernikahan mereka, tidak ada yang berbeda selain suasana canggung diantara mereka, setelah sarapan pun mereka kembali ke hotel, tidak melakukan apapun dan justru saling diam
"Aku bosan", celetuk Doyoung tiba-tiba sambil membaringkan diri tepat di sebelah Sejeong, gadis itu mengangguk setuju, dia juga merasa sangat bosan
"Jalan-jalan yuk di pantai", tawar Doyoung tiba-tiba mendudukkan dirinya membuat dahinya tidak sengeja mengenai dahi Sejeong
"Appo..."
Hikd hikd hikd
Doyoung tak bisa menahan tawanya namun juga merasa bersalah pada gadis itu, ia pun membawa Sejeong kedalam pelukannya dan mengecup pelan dahi gadis itu, berusaha menghilangkan sakitnya
"Maaf maaf hahaha aduh beneran ngga sengaja"
Sejeong bangkit dan mengibaskan poninya, menatap pantulan dirinya di depan cermin, dahinya masih merah efek terbentur dengan Doyoung
"Bentar, bentar jedotin lagi kepalanya", ucap Doyoung sembari membenturkan kembali kepala mereka dengan pelan membuat Sejeong heran
"Ngapain?"
"Biar otaknya ga ketuker kata orang-orang"
...
Sejeong membelalakkan matanya tak percaya. Hah?! Mitos darimana dan apalagi itu?! Gimana Doyoung bisa percaya hal begituan?! Lelaki itu habis baca apasi?!
"Hah apasi? Mitos darimana itu lagian?! Apasi ih ngga paham akutu"
"Udah sana kamu cepetan siap-siap ganti baju gih, katanya kalo cewe dandan itu lama"
"Gimana kalau kamu yang nge-make up aku? Kamu kan pinter make up tuh diacara Lipstick Prince sama sering jadi stylist NCT aku liat di postingan IG kalian", tawar Sejeong sambil duduk menghadap Doyoung, tak lupa membawa make up pouch miliknya
"Engga ya ampun engga, daripada kamu mirip dakochan ya aku dandanin", tolak Doyoung
Bukannya dia tidak mau, hanya saja dia sudah lama sekali tidak menyentuh make up dia hanya takut justru merusak wajah istrinya itu, kan ngga lucu tuh kalau misalnya wajahnya Sejeong jadi merah sama ungu kayak orang habis tawuran :(
"Ayolah, gapapa buat seru-seruan juga", pinta Sejeong sambil menunjukkan puppy eyesnya
Doyoung menghela nafas berat, akhirnya pun dia menuruti permintaan gadis itu, lemah dia untuk melihat puppy eyes seperti itu. Dengan segera gadis itu menegakkan dirinya, duduk bersemangat tepat di hadapan Doyoung
"Kamu biasanya pakai bb cream? Bedanya sama foundie apaan?", tanya Doyoung sambil menunjukkan bb cream milik Sejeong
"Gausa bedakan sih kalo pakai bb cream"
"Pakai pelembab wajah juga ngga?"
"Pakai lah, kalau engga nanti gosong wajahku, bb cream ngga ada protection uv-nya"
Doyoung mengangguk paham, lelaki itu dengan perlahan mengaplikasikan pelembab kemudian bb cream pada wajah Doyoung, wajah gadis itu begitu lembut membuatnya ngga tahan untuk tidak mencubit pipi gembil gadis itu
Sementara itu Sejeong tak bisa menahan dirinya untuk tidak menatap wajah Doyoung yang terlihat begitu serius dari dekat, uhm... Well yeah dia sering beradu akting dengan para aktor tapi melihat Doyoung sedekat ini tanpa script atau apapun itu rasanya berbeda, dan itu tidak baik untuk jantungnya...
"Ah ottoke... Aku tidak sanggup lagi...", guman Sejeong kemudian menyingkirkan tangan Doyoung dari wajahnya, membuat Doyoung heran
"Tidak berhadapan begitu dekat denganmu tak baik untuk jantungku..."
Sejeong merapikan anak rambutnya, ia menarik nafas dalam kemudian menghembuskannya pelan-pelan, tangannya sibuk mengipasi wajahnya yang memanas.
"Are you okay? Apa aku bisa melanjutkannya lagi?", tanya Doyoung meminta izin karna dia jhga khawatir melihat wajah Sejeong yang begitu merah
"Wajahmu sangat merah, apa kau sakit? Apa kita batalkan saja-"
"Tidak tidak gwenchana, aku baik-baik saja kau bisa melanjutkannya"
Doyoung mengangguk paham, kali ini dia mehambahkan pemerah pipi pada kedua belah pipi Sejeong, seketika dia tidak bisa menahan tawanya
"Sumpah wajah kamu merah banget kayak habis ditonjok"
Sejeong mengambil cermin kecilnya untuk melihat hasil kerja Doyoung, seketika gadis itu menatap sinis Doyoung yang masih tertawa terbahak, lelaki itu mengegenggam tangannya dan meminta maaf. Tapi dibanding semua itu dia juga senang bisa dekat dan tidak canggung lagi dengan Doyoung
Perlahan dia ikut tertawa karna mendengar tawa renyah Doyoung, ternyata hal seperti ini juga menyenangkan ya?
🌼🌼🌼
"Naik sepeda atau jalan kaki?", tawar Doyoung kepada Sejeong saat mereka keluar dari lobby hotel, hotel mereka memang menyediakan penyewaan sepeda untuk para wisatawan
"Ah kartu misi?", celetuk Sejeong saat kru memberikan amplop berwarna merah muda kearah mereka
Dengan segera Doyoung mengambilnya, diikuti dengan Sejeong yang penasaran mereka pun membacakan isi surat tersebut, Doyoung dan Sejeong seketika tidak bisa menahan perasaan cringe mereka
First Mission : Berjalan-jalan di pulau Jeju dengan sepeda, Doyoung membonceng Sejeong yang duduk di depan stang sepeda
"Apa kau tidak apa-apa? Jika merasa sakit dan tak nyaman bilang padaku ya?"
Sejeong mengangguk paham, gadis itu sudah duduk di depan sepeda diikuti Doyoung yang duduk di jok dan mulai mengayuh sepeda jengki tersebut.
Sejeong dapat merasakan deru nafas Doyoung di sebelah pipinya tak lupa hangatnya tubuh lelaki itu, membuat pipinya bersemu merah
🌼🌼🌼
"Sejeong-ah"
Gadis itu menolehkan kepalanya sampai ketika ia mendengar bunyi shutter kamera yang ditekan oleh Doyoung, sontak Seneong membolakan matanya tak percaya
"DOYOUUUUNG AKU LAGI JELEK HAPUS"
Doyoung terkekeh dan berlari menghindari Sejeong yang berusaha mengejarnya, tidak akan Doyoung hapus, coba saja Kim Sejeong!
Gadis itu menekuk bibirnya dan kemudian bertindak seolah-olah tak peduli terhadap Doyoung, dia memilih untuk bermain ombak dan pasir pantai
Sementara itu Doyoung mengalungkan kamera tersebut pada lehernya ia berjalan dan mensejajarkan dirinya dengan Sejeong, menikmati semilir angin pantai yang menerpa wajahnya, tak lupa sapuan lembut ombak pantai pada kakinya
"Dingin Doy", celetuk Sejeong seketika Doyoung membawa Sejeong kedalam pelukannya membuat gadis itu terkekeh kecil
Mereka menikmati suasana pantai bersama, tak lupa dengan mengabadikan beberapa foto bersama. Berjalan bergandengan tangan di pesisir pantai, Sejeong yang berada di gendongan piggyback Doyoung, bermain pasir, mencari keong hingga mencoba jajanan khas sana
Tak terasa mereka sudah menghabiskan waktu cukup lama sampai matahari terbenam, Doyoung bangkit dari duduknya diikuti dengan Sejeong yang masih menggandeng tangan lelaki itu. Mereka harus segera kembali ke hotel sebelum hari petang.
Sejeong mendudukkan dirinya di goncengan belakang sepeda, memeluk Doyoung dari belakang yang sedang mengayuh sepedanya untuk kembali ke hotel
Hari hari di Jeju yang singkat dan berkesan baginya, sebuah refreshing yang benar-benar menyegarkan pikiran serta membuatnya lupa akan beban kehidupan menjadi seorang idol
Sementara itu Doyoung tersenyum kecil menikmati pelukan Sejeong dari belakang.
🌼🌼🌼
"Nyari makan apa ya enaknya?"
"Doyoung-ah fotoin aku disini"
"Saranghae!"
-Episode 11 : Jeju's Night-
🌼🌼🌼
🌼🌼🌼
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co