Truyen3h.Co

We Got Married || √

9

achetyl

🌻[Happy Wedding]🌻

🌼🌼🌼

"Akhirnyaa Doyoung melepas masa jandanyaa"

Kedua mempelai itu tak bisa menahan tawa mereka saat Johnny datang kearah mereka lalu mengucapkan selamat atas pernikahan mereka, ada-ada saja. Masa janda apanya!

Pernikahan mereka dilangsungkan sederhana di salah satu garden cafe hotel di Pulau Jeju Korea, hanya mengubdang keluarga dan juga kerabat serta rekan grup mereka

Sejeong, dengan gaun pengantinnya melangkahkan kakinya, menyejejerkan dirinya dengan suaminya, bukankah sekarang status mereka sudah suami istri? Bukan calon lagi?

Sejeong menghela nafas pelan, ia tidak bisa menyembunyikan senyuman yang semenjak tadi terpatri di wajahnya, untung saja Doyoung juga menikmati suasana saat ini, jika tidak lelaki itu pasti sudah mengejeknya habis-habisan.

"Ngga kerasa ya, kita udah nikah aja", ucapnya membuat Doyoung yang sedang menikmati semilir angin malam pantai menolehkan wajahnya.

Ia menatap gadis di sebelahnya itu, benar juga tak terasa mereka sudah menikah rupanya, acara ini benar-benar sudah sampai ke tahap ini. Doyoung tersenyum namun juga merasa sedih, entahlah

"Ya kau benar", jawabnya pendek

"Kenapa kau justru tidak semangat di hari membahagiakan ini? Apa kau tidak suka menikah denganku?"

Kan Sejeong jadi baper... Meskipun Doyoung tau gadis itu hanya bercanda mengatakan itu. Ia membawa Sejeong ke dalam rangkulannya, mengacak surai panjang gadis itu.

"Aku senang", jawabnya pendek justru membuat Sejeong semakin menekuk bibirnya

"Tersenyumlah"

Doyoung menghela nafasnya, sebelum akhirnya memberikan satu senyuman "konyol" kepada Sejeong, menggoda gadis itu. Membuat Sejeong mencubit keras pinggang Doyoung.

"Kau menyebalkan"

🌼🌼🌼

"Aku tidak menyangka hyungku akan menikah dengan unniemu"

Gadis yang menjadi bridemaid Sejeong malam ini menolehkan kepalanya saat seorang lelaki mengajaknya bicara. Ia tersenyum manis membuat matanya menyipit hilang

"Iya aku juga tidak percaya", ucap gadis itu, Mina

"Mereka berdua telihat serasi sekali bukan?"

"Iya, awalnya aku sempat khawatir takut saja jika Sejeong-unnie tidak cocok dengannya, tapi saat mengetahui kalau calon suami Sejeong-unnie berasal dari grupmu aku tidak merasa khawatir sama sekali"

Mark, lelaki itu tertawa mendengar penuturan Mina karna dia juga merasa khawatir. Tapi melihat hyungnya itu begitu semangat dan bahagia akhir-akhir membuat kekhawatirannya hilang begitu saja.

"Kau tau Mark, sejak dengan Doyoung-oppa, unnie jadi lebih semangat dan ceria, aku bisa melihat kebahagiaan yang terpancar darinya menjelang pernikahan ini", jelas Mina lagi

"Sama, Doyoung-hyung juga, sepertinya mereka merasa cocok satu sama lain sehingga mereka merasa bahagia", tambah Mark setuju

Para tamu undangan berjalan menuju area dansa, Mark dan Mina saling toleh satu sama lain, lelaki itu mengulurkan tangannya membuat Mina tertawa tetapi tetap menerima uluran tangan Mark, lelaki itu membawa gadis itu untuk bergabung dengan para undangan lainnya

Disana, di lantai dansa itu. Doyoung dan Sejeong sudah saling berdansa satu sama lain, diikuti dengan tamu undangan lainnya, begitu pula dengan Mark dan Mina

🌼🌼🌼

"Ayo berdansa", ajak Doyoung tiba-tiba

Lelaki itu membawa Sejeong ke tengah arena dansa, memegang pinggang gadis itu dan Sejeing pun meletakkan tangannya di kedua bahu Doyoung

*play the audio for imagine their real wedding*

"Astaga lagu ini"

Doyoung terkekeh kecil mendengar penuturan Sejeong itu, iya dia sengaja memilihkan lagu ini, lagu duetnya dengan Sejeong, juga lagu yang membuat mereka bertemu pertama kali.

geudaewa gachi geonneun bam
seoroye teong bin yeobaegeul
sasohan daehwadeullo chaeweo
You are so bright
jeo byeoldeulboda
geudaeman seonmyeonghaejineyo

Sejeong membawa tangannya untuk merapikan anak rambut Doyoung, lelaki itu menyanyikan bagiannya dengan penuh penghayatan membuatnya merasa menjadi gadis paling beruntung dan bahagia malam ini

Para tamu undangan yang lainnya pun turut bergabung bersama mereka kedalam arena dansa seketika suasana romantis dan penuh akan suka cita memenuhi lantai dansa tersebut

"Malam ini adalah malam yang paling indah dan juga berkesan bagiku"

Sejeong mengangguk setuju atas ucapan Doyoung tersebut, bukan hanya bagi Doyoung tetapi Sejeong juga

"Dan aku adalah gadis paling beruntung malam ini"

Mereka tertawa satu sama lain, secara perlahan Doyoung membawa wajah gadis itu mendekat, Sejeong memejamkan kedua matanya saat merasakan benda lembut dan kenyal itu menabrak miliknya cukup lama

Ini adalah malam yang indah bagi kedua pengantin dan juga tamu undangan yang ada🌼

Semoga berbahagia selalu kalian berdua!

🌼🌼🌼

Doyoung memainkan ponselnya, sembari menunggu Sejeong selesai berberes malam ini, sungguh pesta mereka baru selesai jam 11 malam dan dia sangat lelah malam ini.

"Apa kau mau aku siapkan air hangat terlebih dahulu?", tanya Sejeong yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan dress tidurnya

"Ah tidak perlu kau pasti sangat lelah, tidurlah aku akan bersih-bersih diri dulu", jelas lelaki itu

Sejeong mengangguk paham, ia memposisikan dirinya diatas ranjang sementara Doyoung melangkahkan kakinya kedalam kamar mandi, saat mendengar suara gemericik air Sejeong bangkit dari tidurnya, menoleh ke kanan dan kekiri

Oke dia gugup, bayangkan saja dia dan Doyoung harua tidur bersama oke baiklah mereka sudah menikah tapi hanya bohongan bukan? Hatinya masih belum siap jika harus tidur bersama!

Gadis itu mengigiti jarinya gugup, dirinya tidak bisa tidur jika seperti ini, apa yang harus dia lakukan. Ia melihat koper Doyoung di pojok kamar, ugh... Ingin rasanya gadis itu merapikan pakaian Doyoubg tapi apa tak apa? Bukankah tidak sopan? Tapi jika tidak Doyoung masih harus membereskan barang-barangnya kasihan lelaki itu

"Doyoung-ah", panggil Sejeongbsedikit berteriak, entah Doyoung bisa mendengarnya atau tidak

Sebuah sahutan terdengar dari dalam sana tak lama kemudian, berarti Doyoung dapat mendengarnya.

"Bolehkah aku merapikan pakaianmu?", izin Sejeong

Tidak ada balasan sampai beberapa detik kemudian Doyoung mengizinkannya. Gadis itu bernafas lega, ia bawa kakinya menuju koper hitam Doyoung

Ia mengeluarkan pakaian Doyoung, memenindahkannya kedalam lemari tepat di sebelah pakaiannya, saat ia hendak mengeluarkan beberapa helai handuk dan pakaian lainnya ia mendapati satu botol kecil menyerupai suplemen

"Obat tidur? Doyoung punya ketergantungan obat tidur?", guman Sejeong.

Ia sedikit ragu untuk sejenak, tapi kemudian ia memilih meletakkan obat itu kedalam dompet berisi suplemen kesehatan lainnya, kenapa Doyoung membawa obat tidur? Kenapa tidak dijadikan satu dengan P3K? Ia pun meletakkan wadah obat Doyoung kedalam laci lemari, dirinya selesai berberes di saat Doyoung baru saja selesai mandi.

"Ah kau sudah selesai?", tanya Doyoung dan Sejeong mengangguk sebagai jawaban

Sebenarnya gadis itu ingin menanyakan perihal obat tidur itu tapi dia urungkan, takut itu topik sensitif atau tidak sopan. Melihat Sejeong yang berdiri sejak tadi membuat Doyoung heran, gadis ini tidak pergi tidur?

"Kau tidak mengantuk?", tanya Doyoung membuat Sejeong sedikit terkejut

Gadis itu pun beranjak menuju ranjang mereka diikuti dengan Doyoung, ia menyelimuti tubuh mereka berdua

"Apa kebiasaanmu saat tidur?", tanya Sejeong random

🌼🌼🌼

[Sejeong]

"Aku sedikit terganggu jika ada orang yang mengorok saat aku tidur dan ternyata suamiku adalah orang yang mengorok pada tidurnya...

Heol, aku baru tau kalau hidup bersama itu cukup sulit, malam itu aku beberapa kali terganggu dalam tidurku tapi Doyoung cukup sensitif juga dalam tidurnya

Jadi setiap aku tidak sengaja terbangun atau bergerak sedikit dia akan menepuj-nepuk pundakku pelan, itu efektif untuk membuatku kembali tertidur

Semoga saja kedepannya kita dapat saling menerima kebiasaan masing-masing dan hidup berdua dengan baik"

🌼🌼🌼

"Gabut gabut gabut luar biasaaa"
"Jalan-jalan ke pantai yuk!"
"Doyoung-ah liat ada keong!"

-Episode 10 : Our Honeymoon-

🌼🌼🌼

🌼🌼🌼

Pojok Sampah :

Asik yang happy habis married, maaf ya ngga rapi aku mah bisanya ngedit buat foto feeds ig bukan ginian :(( hidupku mengandalkan Canva, Unfold, VSCO, Lightroom semata kalau gini cukup pake Picarts dan VSCO

Anyway, aku harap kalian jeli aja buat tiap barang yang aku munculin di kehidupan pernikahan virtual mereka karna nanti "barang" itu jadi petunjuk di season 2 👀👀👀

Sekali lagi happy wedding buat Doyoung dan Sejeong! 🐰🍀

Yang, kamu yang njentit aku yang malu, kobisa 90 derajat gitu lo - Kim *soon to be still Kim* Sejeong, 2019

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co