12
🌻[Our First Day Live Together]🌻
🌼🌼🌼
"Woaaah daebak"
Hanya kata itu yang terucap dari bibir Sejeong saat dirinya dan Doyoung baru saja memasuki rumah baru mereka yang di dominasi warna-warna putih dan abu-abu dengan paduan perabotan kayu yang memberikan kesan elegan namun sederhana disaat bersamaan
"Apa kau ingin melihat-lihat?", tawar Doyoung, Sejeong menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
Lelaki itu meletakkan koper mereka di dekat sofa ruang tamu, setelah itu Sejeong dengan semangat memulai home tour-nya. Pertama di mulai dari dapur dan juga ruang makan mereka yang langsung tersambung dengan halaman belakang
Dapur mereka dengan ruang makan hanya terpisahkan oleh sebuah meja pantry, berbeda dengan ruang tamu, dapur mereka lebih didominasi oleh warna-warna navy dan juga putih.
Sementara itu Doyoung terlihat asik melihat-lihat halaman belakang mereka ia menggeser pintu kaca yang menjadi penghubung antara ruang makan dengan halaman belakang, ia akui halaman belakang mereka cukup luas, bahkan ada pool pribadi
Doyoung menutup kembali pintu kaca tersebut kemudian menyusul Sejeong yang sudah duduk bersantai di ruang tengah mereka. Ruang tengah yang merangkap menjadi ruang keluarga dengan desain cozy.
Disana terdapat TV dengan lemari dibawahnya dan rak-rak hiasan tak lupa sofa untuk bersantai dan juga meja pendek dan karpet bulu sebagai alasnya.
"Aku mau ke kamar, kamu ngga mau ngecek juga kah?", tawar Doyoung sambil mengambil koper mereka kembali
Sejeong menoleh kearah lelaki itu lalu mengangguk mantap, mengikuti arah Doyoung yang berjalan ke satu ruangan yang tersisa.
Ukuran kamar mereka bisa dibilang cukup luas jika hanya untuk mereka berdua, selain itu kamar mereka juga memiliki kamar mandi dalam dengan bathup.
Kamar dengan nuansa putih dan paduan warna nude itu terdiri atas satu buah kasur queen size, lemari di sudut ruangan, sebuah meja nakas dengan lampu tidur, meja rias dan juga kaca, serta lukisan sebagai hiasan.
Jujur saja, kamar ini terlalu luas untuk mereka berdua, ah tidak tidak hanya kamar mereka tetapi keseluruhannya, rumah ini terlalu luas jika hanya untuk mereka berdua, tolong tegaskan kata BERDUA.
Doyoung mendudukan dirinya di tepi kasur mereka, tersenyum kearah kamera sambil menaik turunkan tubuhnya. Sejeong tak bisa menahan dirinya untuk tidak mencubit pipi suaminya itu
"Aiiih kiyowooo"
"Hehehe, coba duduk sini. Empuk banget lo", ucap lelaki itu sambil menepuk-nepuk kasur di sebelahnya
Sejeong dapat melihat kebahagiaan yang teramat sangat dari wajah Doyoung, senyuman Doyoung selalu sukses membuatnya ikut tersenyum, entah mengapa.
🌼🌼🌼
"Ah sebentar aku ada urusan", ucap Sejeong tiba-tiba
Gadis itu dengen seketika meninggalkan Doyoung begitu saja yang masih merapikan pakaian mereka, Doyoung mengreyitkan dahinya bingung bahkan belum sempat menjawab
Sementara itu Sejeong yang baru saja keluar dari kamarnya terkekeh pelan, senyum jail terpampang jelas di wajah cantiknya itu
"Jadi aku sengaja emang ninggal Doyoung buat beberes, nah sekarang karna udah jam 1 siang aku mau bikin makan siang", ucap Gadis itu kearah kamera
🌼🌼🌼
[Sejeong]
Sejeong : Akutuh pengen banget masakin buat suami aku kelak, jadi mumpung ada kesempatan kayak gini aku mau masakin buat Doyoung
Ya meskipun aku ngga jago-jago banget tapi aku memang pengen aja masakin sarapan, makan siang, makan malem pas dia balik kerja atau buat bekal buat suami gitu hehe
Doain ya semuanya!
🌼🌼🌼
"Nah Doyoung waktu itu sempet bilang kalau dia kurang suka makanan pedes gitu, dan aslinya makanan favoritnya hotpot tapi berhubung kemarin malem kita baru aja makan hotpot seafood aku gajadi bikinin dia hotpot lagi karna even bukan pure seafood tapi pasti isinya tetep ada ikan-ikanannya", jelas gadis itu mulai menyiapkan bahan-bahan di dapur
Sebelumnya Doyoung dan Sejeong sempat berbelanja untuk persiapan pindahan mereka jadi jangan kaget kalau saat ini Sejeong sudah menyiapkan bahan makanan, bahkan kulkas mereka berisi bahan makanan lengkap
"Kalau makan ikan terus bisa-bisa kita keracunan merkuri hahaha", candanya
"Aku mau bikin sejenis sayur gitu sih, mungkin japchae tapi aku banyakin varian sayurnya, sama dakkochi tapi bumbunya aku buat lebih manis sama beberapa daging asap", tambahnya
Gadis itu mencuci tangannya terlebih dahulu sebelum kemudian mulai memotong sayuran yang ada.
Sementara Sejeong asik dengan kegiatannya Doyoung di kamar mereka yang sudah selesai membereskan barang-barangnya mengrenyitkan dahinya heran. Sejeong kemana? Katanya cuma sebentar? Tapi dia tidak kembali bahkan dirinya sudah selesai membereskan kamar
"Sejeong-ah kamu dimana?", tanya Doyoung sedikit berteriak saat dia keluar dari kamar membuat Sejeong sedikit terkejut dan kelimpungan
"Ah kau sedang masak? Mau-"
Belum sempet Doyoung melanjutkan kalimatnya Sejeong dengan segera mendorong lelaki itu, gadis itu terlihat sedikit panik sambil sesekali menolehkan kepalanya kearah dapur
"Ah? Hah? Tidak usah aku bisa sendiri, lebih baik kau membereskan barang-barang dan aku akan menyiapkan makan siang", tuturnya
"Tapi aku sudah selesai, lebih baik aku mem-"
"Just do something else! Uhm...", tutur gadis itu sambil memeluk Doyoung membuat lelaki itu semakin heran
"Lebih baik aku mem-"
"TIDAK! Tidak perlu! Lebih baik kau tidur atau berbaring, beristirahatlah aku tau kau pasti lelah"
Sejeong dengan segera mendudukkan tubuh tinggi Doyoung, menidurkannya dan menyelimutinya dengan selimut, tak lupa meletakkan sebuah boneka kesayangan Doyoung yang bernama "Jippong"
"Tapi kalau-"
"Sssttt, have a rest my boy", ucapnya kemudian memberikan sebuah kecupan pada pipi kanan Doyoung
Doyoung semakin bingung ada apa sebenarnya dengan gadis itu?
🌼🌼🌼
Boy, i can't cover up my heart~
Sejeong menyenandungkan lagu Taeyeon berjudul "Cover Up" tersebut, lagu yang saat ini benar-benar menggambarkan perasaannya
Dia hanya tidak tau bahwa Doyoung sedang mengendap-endap keluar, melihat tingkah ceria Sejeong membuatnya tersenyum kecil
"Sejeong-ah-"
"KAMCHAGIYA! aaahh Doyoung-ah aku bilang istirahatlah!", tutur gadis itu frustasi saat melihat Doyoung yang sudah mengenakan kaos putih dan celana training merahnya itu tiba-tiba muncul mengagetinya
"Aku haus Sejeong-ah"
Sejeong kemudian segera mengambilkan segelas air mineral untuk Doyoung dan menyuruh lelaki itu untuk kembali ke kamar dan beristirahat
Bukannya menurut Doyoung justru duduk di kursi pantry, menatap gadis itu lekat-lekat
"Wae? Kembali lah ke kamar, istirahatlah"
"Tidak mau, aku mau disini melihatmu memasak"
"Doyoung-ah..."
Doyoung terkekeh saat gadis itu kesal, ia bangkit dari posisi duduknya, memeluk Sejeong dari belakang dan mencuri satu buah kecupan kilat di bibir gadis itu, membuat Sejeong sedikit terkejut.
"Oke aku akan diam di kamar, panggil aku jika masakannya sudah jadi", ucapnya meninggalkan Sejeong yang bersemu merah di dapur.
"DOYOUUUNG BERANI-BERANINYA KAUUUUU!!!"
🌼🌼🌼
Sejeong tersenyum puas melihat hasil masakannya, paling tidak masakannya tidak ada yang gosong. Gadis itu melepaskan ikatan rambut dan celemeknya
Dirinya mengendap-endap memasuki kamar mereka, ia menangkap sosok Doyoung yang duduk bersender di ranjang mereka, dengan airpods yang menempel dan juga IPad di tangannya
Sejeong mengambil duduk di sebelah lelaki itu, meletakkan dagunya pada bahu lelaki itu, Sejeong tertawa kecil membuat Doyoung yang sebenarnya sudah menyadari kehadirannya tertawa
"Ayo makan siang"
🌼🌼🌼
"Kenapa kau tidak memakan japchaemu?", tanya Sejeong kepada Doyoung saat mereka sudah selesai makan
Bukannya menjawab Doyoung justru menangkupkan kedua tangannya dan tersenyum tak enak kearah Sejeong
"Ah! Kau tidak suka timun?! Astaga maafkan aku!"
"Tidak, tidak ini salahku saja karna tidak memberitahumu"
Tatapan gadis itu terlihat kecewa namun juga bersalah di saat bersamaan, kecewa karna Doyoung tidak memakan masakannya namun bersalah karna dia tidak tau fakta Doyoung membenci timun
Melihat tatapan Sejeong tersebut dengan segera Doyoung menyingkirkan potongan timun pada japchae buatan Sejeong, setelah semua timun dia singkirkan dia mulai menyuapkan makanan tersebut pada mulutnya
"Doyoung-ah..."
"Aku membenci timun tapi bukan berarti aku tidak bisa memakan masakanmu", ucapnya setelah mengunyah makanannya dan tersenyum lembut kearah Sejeong
"Bagaimana rasa masakanku?", tanya gadis itu penasaran
"Enak, hanya saha dakkochinya terlalu manis menurutku, tak apa kau menambahkan rasa pedas sedikit aku masih bisa menolelirnya", jelasnya dan Sejeong mengangguk paham
"Bagaimana kalau lain kali kita memasak bersama?", tawar Doyoung
"Jadi aku memasakkanmu masakan favoritmu begitu pula sebaliknya"
"Boleh juga, sepertinya menyenangkan"
🌼🌼🌼
"Apa kau tidak bisa tidur jika ada orang yang mengorok? Atau jika aku tidak mematikan lampu?"
"Kenapa ada obat tidur? Apa kau mempunyai insomnia?"
"Ceritakan tentang dirimu sekarang"
-Episode 13 : Let's Get Closer"
🌼🌼🌼
🌼🌼🌼
P
ojok Sampah :
Mari berbagi manips!
K
uy intip rumah pasangan Dojeong, mari kita namakan couple ini Smiley couple mengingat eye smile dan gummy smile mereka :D
Rumah :
Ruang tamu :
Ruang TV :
Dapur dan Ruang Makan :
Kamar Tidur :
Kamar Mandi :
Backyard dan Pool :
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co