Truyen3h.Co

We Got Married || √

2

achetyl

🌻[For Him]🌻

🌼🌼🌼

"Jadi hari ini sudah jam 10 siang", jelas Sejeong kearah kamera sambil menunjukkan lockscreen ponselnya yang -ehem- kebetulan udah foto tangannya Doyoung.

"Aku sekarang lagi ada di mall, mau belanja liat-liat nyari-nyari kado gitu", jelas Sejeong

Gadis itu siang ini memutuskan untuk berjalan-jalan seorang diri di salah satu pusat perbelanjaan di Seoul, melihat-lihat dan mencari kado.

Untungnya di jam-jam segini, terutama weekdays, pusat perbelanjaan sangatlah sepi, karna banyak orang-orang yang harus bekerja dan sekolah.

Ya namanya juga cewe, kalo ke mall liat yang lucu dikit mampir liat yang comel dikit mampir, begitu pula Kim Sejeong, bahkan kru yang mengikutinya harus berulang kali mengingatkannya, membuatnya hanya bisa tersenyum canggung kearah kamera.

"Boleh ya, please please", ucap Sejeong sambil mengangkat satu jari telunjuknya, membuat gesture memohon kepada kameraman dan para kru

Gadis itu mengerucutkan bibirnya saat mendapatkan tolakan dari para kru, oh ayolah dia cuma mau liat make up doang dia itu

"Seriusan?! Yeay!", pekik Sejeong girang ia pun berjalan kearah PD-nim dan menyalami wanita itu

"PD-nim memperbolehkanku melihat toko make up setelah aku selesai berbelanja hehehe"

Yaa namanya juga cewe, kalo udah liat stan inisfree sama Nature Republic bawaannya pengen mampir dan liat-liat

🌼🌼🌼

"Welcome back to Korea~^^"

Sejeong menggelengkan kepalanya kembali, meremas kertas daur ulang tersebut dan membuangnya ke tong sampah, itu sudah kertas ke 30 yang dia buang karna kartu ucapannya.

Oh ayolah apakah sesusah ini membikin kartu ucapan?! Gadis itu terlihat berpikir sambil mengigit ujung belakang bulpennya itu.

"Ada yang bisa saya bantu nona?"

Gadis itu menolehkan kepalanya, mendapati pelayan toko bunga tersebut sedikit membungkukkan dirinya agar dapat melihat wajah Sejeong yang tadi menunduk.

"Ah... Iya", ucap Sejeong kikuk, pelayan itu pun mengambil duduk di hadapan Sejeong, menatap gadis itu dengan senyum kecilnya

"Kau ingin membuat kartu ucapan? Untuk siapa kalau boleh tau?"

Sejeong mengigit bibirnya gugup, sebenarnya dia bisa dengan mudah mengatakan untuk calon suaminya tapi tetap saja rasanya aneh, dan juga belum terbiasa

"Apakah untuk kekasihmu?", tanya pelayan itu lagi, Sejeong terlihat menganggukkan kepalanya kemudian menggelengkan kepalanya, membuat pelayan tersebut bingung akan respon ragu Sejeong barusan

"Uhm, yea aku tidak tau tapi ini untuk calom suamiku", jelas Sejeong dengan suara yang sangat pelan, pelayan itu tersenyum dan mengangguk paham

"Kalau begitu, tulis saja sesuai isi hatimu. Seperti bercerita, tunjukkan ketulusan hatimu disana"

"Tapi aku tidak tau..."

Sejeong menghela nafas pelan, menatap kertas daur ulang yang berwarna kecokelatan itu. Masih kosong.

"Bagaimana perasaanmu?", tanya pelayan itu lagi membuat Sejeong mendongakkan kepalanya, menatap wanita dihadapannya heran

"Apanya?"

"Ya perasaanmu terhadap calon suamimu itu?"

Wajah Sejeong bersemu merah ketika pelayan wanita tersebut memandangnya sambil tersenyum jail, terkadang menggodanya dengan menaik turunkan alisnya.

"Ya gitu deh, aku senang bisa bertemu dengannya setelah konsernya di Eropa", tuturnya malu-malu. Neomu kiyowo

"Wah sungguh? Terus terus?"

"Ya ngga terus sih, aku berharap aja dia juga sama sepertiku, yang menunggu kepulangannya, aku ingin kita bisa menghabiskan waktu bersama dengan baik-"

"Nah itu"

Sejeong menghentikan ceritanya saat pelayan toko tersebut menunjuknya sambil menjentikkan tangannya, apa? Apanya yang itu?!

"Tulis aja semua ucapanmu barusan, ibaratkan saja kau nercerita dengannya sama seperti kau bercerita denganku"

Sejeong membulatkan, benar juga! Dia tersenyum cerah tak lupa berterima kasih, sekarang dia tau apa yang harus dia tulis.

🌼🌼🌼

S

aat ini Sejeong sedang berjalan-jalan di atrium mall, sesekali mampir ke sport station atau stan merk merk tertentu, tapi tetap saja Sejeong masih tidak tau ingin membelikan apa.

Memang, membelikan cowo itu jauh lebih susah daripada cewe. Coba kalo kado cewe, dikasih boneka miniso doang udah girang.

"Ah, aku tidak tau lagi. Ah ottoke", gumannya sambil mondar mandir ditengah atrium mall

Sejeong yang kesal.pun dengan segera mengeluarkan ponselnya, mencari-cari kontak nama seseorang disana.

"Aku menghubungi Sehun-hyung atau Daniel saja? Atau member Verivery? Ah Daniel saja"

Tak lupa gadis itu men-loadspeaker panggilan tersebut, dan pada nada dering ketiga seseorang di sebrang sana telah menjawab panggilannya barusan, membuat Sejeong tersenyum cerah. Kang Daniel, hoobaenya di acara survival Mnet

"Daniel-ah"

Ne sunbae, yeoboseyo?

"Aku kan mau beliin kado buat cowo ya, itu lebih baik dikasih apa? Dia baru balik dari Eropa si"

Apa kau punya pacar?

Sejeong mendengus kesal, bukannya menjawab Daniel justru menanyakan hal lain di lain topik, ia pun menjelaskan semuanya membuat Daniel di sebrang sana tertawa kecil

Ne ne ne, jangan lupa undang aku di pernikahanmu ya?

"Ye sereh"

Daniel kembali tertawa mendengar jawaban Sejeong barusan, menyenangkan sekali rasanya menggoda gadis itu

Bagaimana kalau kau membelikannya gelang couple saja?

"Apa dia akan menyukainya? Aku takut dia tipikal lelaki yang benci memakai perhiasan", adu Sejeong, sedikit mengerucutkan bibirnya yah meskipun Daniel tidak dapat melihatnya sih

Meskipun tidak memakainya aku yakin dia akan menyimpannya dan jika dia merindukanmu dia bisa melihat gelang itu teru-terusan. Yah kalau aku pribadi sih akan menjadikannya kalung karna tidak akan keliatan

"Jadi maksudmu dia tidak akan memakai pemberianku seperti itu?"

Eung... Tidak tidak bukan seperti itu maksudnya aduh gimana ya

Sejeong tertawa kecil mendengar suara Daniel yang gugup dam terdengar bergetar itu, hahahaha tidak perlu dijelaskan pun dia mengerti kok dia hanya ingin menghoda Daniel saja

"Arraseo, aku mengerti. Gomawo Daniel-ah", ucapnya tulus, terdengar Daniel menghela nafas di sebrang sana

Ne sunbae sama-sama, semoga sukses. Dan lancar sampai hari H pernikahanmu

🌼🌼🌼

"Ah~ lelahnya~"

Setelah seharian penuh berkeliling pusat perbelanjaan mencari kado akhirnya Sejeong mendapatkannya, ia telah memesan sebaket bunga baby breath dan juga krisan, tak lupa sepasang gelang couple untuk dirinya dan calon suaminya

Dan hehehe, tentu saja tadi Sejeong mampir sebentar untuk membeli skincare. Gadis itu menurunkan posisi kursinya, menyamankan dirinya lalu menyesap cafe latte miliknya

"Aku baru aja beli aloe dari nature republic sama maskernya, sebenernya aku lebih suka masker yang gini sih daripada yang peel off, kalo yang peel off itu malah bikin pori-poriku kebuka jadinya komedoan", ucapnya sambil menunjukkan produk tersebut

"Terima kasih karna telah menemaniku jalan-jalan hari ini, doakan aku ya semoga dia suka sama kadonya dan juga kejutannya pas aku jemput di bandara hehe"

"Annyeong~"

🌼🌼🌼

"Aku tidak mengenalnya"
"Jungwoo-ah lebih baik aku membelikannya apa?"
"Paris paris kota romansa~"

-Episode 3 : For Her-

🌼🌼🌼

🌼🌼🌼

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co