Truyen3h.Co

runaway

runaway - act iii.

fikawashere

waktu seolah berhenti sejenak kala keheningan menyelimuti ruangan.

mulut mereka tertutup rapat dan tak seorang pun beranjak dari tempatnya.

baik nami yang bersandar di kepala tempat tidur maupun luffy yang berlutut dengan kepala tertunduk dalam.

"bangkit."

sampai akhirnya, suara tegas sang putri memecah keheningan yang semakin lama semakin berat.

"dan tunjukkan padaku tanda matahari di tumitmu sekali lagi."

kejutan demi kejutan membuat luffy sontak mendongak dan perlahan bangkit dari posisinya.

"bagaimana bisa tuan putri ..."

nami menghela napas panjang. "aku tidak sengaja melihatnya ketika kau sedang mengambil lencanamu yang jatuh ke air."

oh.

dan jawaban itu membuat luffy semakin bertanya-tanya.

seberapa banyak yang ia ketahui tentang kelompok pemberontak yang ia layani?

alhasil, luffy tidak siap ketika sang putri menyebut satu nama yang terlalu familiar baginya.

"itu adalah tanda yang sama yang dimiliki paman shanks."

matanya membelalak kaget.

sambil membuka liontin dari kalungnya, nami bergumam pelan. "paman shanks bekerja sebagai pengawal pribadi ayahku ketika mereka masih muda. ia adalah sahabat ayahku."

ia pun melanjutkan kalimatnya setelah memandangi potret sang ayah.

"kudengar ia mengadopsi putra pemimpin pemberontakan sebelumnya yang tewas dalam pertempuran, monkey d. dragon."

tanpa sadar, luffy menelan ludahnya dengan susah payah.

"luffy. itulah nama yang ia sebutkan kepada ayahku."

tidak pernah sekali pun, bahkan tidak dalam pikiran terliarnya, ia membayangkan sang putri akan memiliki cukup informasi tentang identitasnya.

"sekarang paman shanks adalah pemimpin pemberontakan yang baru, bukan?" nami tersenyum melihat berbagai perubahan emosi di wajah tampan sang pengawal setiap detiknya. "jadi, apa yang dilakukan putra dua pemimpin pemberontakan di istana?"

kali ini, sorot matanya begitu tajam—memperlihatkan keseriusan dan dedikasinya.

"menjaga anda sambil mengumpulkan informasi."

nami mengerutkan kening. "menjagaku?"

"ya, atas perintah pemimpin pemberontakan dan raja beckman."

dan potongan informasi itu membawanya kembali ke menit-menit terakhirnya bersama sang ayah.

"bertahanlah, nak. ayah akan selalu berada di belakangmu sampai saatnya tiba."

tiba-tiba saja, napasnya tercekat.

ayahnya tahu.

dan lelaki ini, seseorang yang berasal dari kelompok pemberontak ini, merupakan perpanjangan tangan sang ayah untuk menjaganya.

untuk pertama kalinya malam itu, luffy mengangkat sudut bibirnya membentuk senyuman manis. "hamba terkejut tuan putri mengetahui sebanyak itu."

"namun, ini akan memudahkan hamba menjaga anda sampai saatnya tiba," lanjutnya.

tiga kata terakhir dalam kalimat sang pengawal sontak mengusik sesuatu di benak nami.

"kau dan ayah mengatakan hal yang sama. apa maksudmu sampai saatnya tiba?"

mempertahankan senyum manisnya, luffy menjawab dengan tegas.

"sampai matahari terbit di kerajaan jeruma."

nami bahkan tidak tahu bagaimana harus bereaksi terhadap informasi yang baru saja diterimanya.

kudeta.

mereka akan melakukan kudeta terhadap jeruma.

rasanya kepalanya akan meledak kapan saja setelah banyaknya informasi yang ia terima selama beberapa menit terakhir.

sadar bahwa sang putri tidak mampu menampung informasi lebih lanjut, luffy memutuskan untuk mengakhiri obrolan mereka malam itu.

"istirahatlah, tuan putri. kita bisa melanjutkan obrolan ini setelah anda memproses semua yang terjadi."

———&———

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co