Truyen3h.Co

We Got Married || √

6

achetyl

🌻[Wedding Preparation]🌻

🌼🌼🌼

Doyoung sama Sejeong saat ini sedang berada di salah satu cafe terkenal di Korea Selatan, berhubung hari ini adalah hari aktif cafe yang mereka kunjungi saat ini cukup sepi sehingga mereka bisa dengan leluasa membicarakan persiapan pernikahan mereka

"Aku tidak menyangka kita hanya diberikan waktu dua minggu untuk mengenal satu sama lain dan menyiapkan pernikahan", celetuk Sejeong dan diangguki setuju oleh Doyoung

"Kalau kau sendiri bagaimana Doyoung-ah? Apa kau ada gambaran pernikahan impian atau apapun itu?", tanya Sejeong seraya mendekatkan dirinya kearah Doyoung

Sejeong terlihat begitu antusias menunggu jawaban Doyoung, sementara lelaki itu terlihat mengerutkan keningnya, berpikir.

Sebenarnya dia tidak ada keinginan aneh-aneh untuk menikah, tapi dia ingin menghabiskan bulan madu di Hawaii atau Italia. Ah tapi daripada membahas tentangnya bukankah lebih baik mewujudkan apa yang Sejeong ingin? Mungkin saja dia bisa

"Kalau kau sendiri bagaimana?", tanya Doyoung balik bukannya menjawab, membuat gadis itu menepuk pelan bahu Doyoung

"Aku yang menanyaimu terlebih dahulu!", ucapnya, baiklah baiklah Doyoung mengalah

"Sebenarnya tidak ada, tapi jika sempat aku ingin berbulan madu di Hawaii atau Italia", jelasnya dengan pandangan menerawang kelangit-lagit

Sejeong membulatkan mulutnya, woaahhh Hawaii dan Italia sepertinya menyenangkan dan pasti akan sangat berkesan.

"Tapi mungkin untuk yang dekat-dekat mungkin Jeju", tambah lelaki. Ia kemudian menatap lekat kearah Sejeong

"Kalau kau sendiri bagaimana?", tanya Doyoung. Sekarang gantian, Sejeong yang terlihat menerawang ke langit-langit, seulas senyum tipis terukir di wajah cantiknya

"Garden wedding party, di malam hari hanya ada keluarga dan kerabat terdekat, untuk bulan madu mungkin di Jeju atau di Jepang... Dan jujur saja aku sebelum menikah ingin calon suamiku melamarku dengan romantis", jelasnya masih dengan pandangan yang menerawang kesesuatu yang jauh disana. Sesekali terkekeh kecil.

Doyoung hanya diam, mendengar cerita gadis itu dengan seksama.

🌼🌼🌼

[Doyoung]

Doyoung : Saat mendengarkan semua cerita Sejeong aku merasa seperti paling tidak dalam kesempatan yang singkat ini

Aku ingin paling tidak bisa menuruti apa yang dia inginkan hehe

Kalau bertanya aku ingin jadi suami seperti apa aku hanya ingin jadi suami yang bisa mengabulkan semua permintaan atau keinginan sederhana istriku kelak haha

🌼🌼🌼

Sejeong menghentikan ceritanya saat merasa Doyoung tidak mengatakan apapun, lelaki itu hanya diam dan menatapnya lembut entah kenapa membuat jantungnya berdetal.begitu kencang. Ah jantung sialan! Bisakah kau kembali normal?!

"Wa-wae?", tanyanya gugup. Namun lelaki itu hanya menggelengkan kepalanya, tersenyum lebar sekali menampilkan gummy smilenya

"Tak apa, aku hanya suka melihatmu begitu semangat dan ceria saat bercerita"

Oh astaga ini tidak baik bagi jantung Sejeong. Doyoung yang mengerti perubahan raut Sejeong itu tertawa kecil, menggemaskan sekali Sejeong itu. Lelaki itu mengangkat tangannya ke arah kamera, memanggil salah satu kru

"Bisakah aku meminta konsep pernikahan kami garden party dan di lakukan pada malam hari? Untuk msalah gaun dan tuxedo biar aku dan Sejeong saja yang mencarinya", tanya Doyoung kepada PD-nim

Lelaki itu mengangguk paham setelah itu, dengan segera dia bangkit dari posisinya, mengajak Sejeong untuk mencari baju pernikahan mereka.

"Apa kau ingin foto prawedding?", tanya Doyoung kepada Sejeong

Gadis itu berpikir sejenak sebelum menganggukkan kepalanya, sepertinya itu bukan ide yang buruk, paling tidak nanti mereka akan mempunyai kenang-kenangan foto bersama sebelum pernikahan mereka yang bisa dibuat menghias rumah mereka bukan?

Dan untuk disimpan nanti...

Setelah semua pernikahan virtual ini berakhir dan mereka kembali ke kehidupan masing-masing...

🌼🌼🌼

"Ah iya Doyoung! Aku melupakan sesuatu"

Gadis itu terlihat mencari-cari sesuatu dari dalam tasnya, mengeluarkan kotak kecil. Ia membukanya dan mengambil sebuah gelang dari dalam sana

"Aku sebenarnya ingin memberikannya saat kau kembali dari Paris tapi aku kembali ketokonya untuk custom desainnya", jelas Sejeong

Sejeong memakaikan gelang itu pada tangan kanan Doyoung, sementara itu tangan Doyoung yang satunya terangkat untuk merapikan rambut-rambut Sejeong yang sedikit menganggu kegiatan gadis itu.

"Nah selesai", ucapnya, lalu membalikkan tangan Doyoung sehingga telapak tangan lelaki itu menghadap keatas. Di atas gelang itu ada tulisan se's

"Sini gelang yang satunya", pinta Doyoung

Gadis itu pun menyerahkan pasangan gelang satunya, tersenyum simpul saat Doyoung dengan teliti memakaika gelang tersebut di pergelangan tangannya

Mereka tertawa satu sama lain saat gelang tersebut sudah terpasang di masing-masing pergelangan tangan mereka. Pada gelang Sejeong terukir tulisan do's

🌼🌼🌼

"Gimana?"

Doyoung memperhatikan dengan seksama gadis dihadapannya ini, Sejeong saat ini tengah mengenakan gaun pengantin. Sebuah long dress sederhana namun elegan berwarna putih, dengan kain berbahan sifon. Membuat rok dari dress tersebut terkesan jatuh begitu saja

Atasan sleveless atau tanpa lengan, dengan aksen kelelawar yang menutupi tepat di bagian dadanya, tak lupa sebuah tali yang dipita di belakangnya. Sejeong terlihat begitu menawan dengan gaun tersebut

"Bagaimana? Apa kau menyukainya?", tanya Sejeong, pasalnya ini sudah gaun kesekian yang dia coba

"Bagus, kamu cantik", jawab Doyoung

Hmmmm ingin rasanya Sejeong menggoda lelaki itu

"Apa, apa kamu tadi bilang apa bisa diulangi lagiii~", goda Sejeong sambil menoel-noel dagu calon suaminya itu

"Tidak ada siaran ulang", balas Doyoung

"Hmmm, gitu ya? Ayolah~", goda Sejeong, Doyoung menghela nafasmya pelan

"Kamu cantik", jawabnya singkat sontak membuat wajah Sejeong merona hebat.

"Doyoung-ah~ ayolah jangan seperti itu!"

"Hmmm liat sekarang yang malu siapa~"

"Doyoung!!"

🌼🌼🌼

"Menurutku mendingan pakai jas hitam daripada tuxedo, acara kita juga tidak terlalu formal apalagi gaunku yang simple", jelas Sejeong kepada pelayan toko yang membantu menyiapkan busana untuk Doyoung

"Jas hitam, nanti di sakunya dikasih bunga kecil yang sama seperti baket sama flower crown ku, habis itu kemeja putih gausa pakai dasi sama sepatu pantofel hitam aja si menurutku. Lagian kamu mah udah ganteng gausa pakai baju aneh-aneh udha ganteng juga kok", jelasnya. Bener kan tapi?

"Yaudah, kalau gitu saya pesen yang dibilang sama kayak calon istri saya tadi ya?", jelas Doyoung kepada pelayan toko tersebut

🌼🌼🌼

"Haaaahh, aku gatau bakalan secapek ini buat nyari baju, sampai harus muter-muter", ucap Sejeong sambil merentangkan kedua tangannya

Doyoung sedikit mengaduh karna tangan Sejeong tak sengaja menampar wajahnya itu.

"Kau baik-baik saja Doyoung-ah? Astaga miaaan", ucap Sejeong sambil mengatupkan kedua telapak tangannya di depan wajahnya

"Gwenchana gwenchana"

"Astaga aku benar-benar tidak sengaja lo"

Mereka saat ini sudah dalam perjalanan menuju lobby mall, menunggu van yang akan menjemlut mereka kembali

"Aku anter kamu sampai dorm pakai vannya NCT?", tawar Doyoung

Gadis itu menggelengkan kepalanya kuat, Doyoung tidak perlu seperti itu, dormnya dan NCT itu sangat berlawanan arah, kasihan lelaki itu dan juga managernya. Dia juga terbiasa pulang seorang diri

"Tidak aku tidak menerima penolakan Kim Sejeong", jawab Doyoung mutlak

Dengan segera lelaki itu mengambil ponselnya, menelepon manager gugudan dan mengatakan kalau Sejeong akan pulang bersamanya

"Doyoung-ah!"

"Sstt biarkan aku mengantarmu pulang oke?"

Baiklah baiklah, karna biasanya Sejeong yang keras kepala dan Doyoung yang mengalah, maka untuk saat ini biarkan dirinya lah yang mengalah.

🌼🌼🌼

"Ketemuan di skycafe?"
"Doyoung-ah mana?"
"Aku takut"
"Aku membencinya!"

-Episode 7 : Desired Wedding Proposal-

🌼🌼🌼

🌼🌼🌼

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co