Truyen3h.Co

We Got Married || √

8

achetyl

🌻[Potrait]🌻

🌼🌼🌼

"Gausa diliatin terus, ngga bakalan hilang kok cincinnya"

Sejeong mendengus kesal, ya ngga gitu maksudnya, oh ayolah Doyoung harusnya tau kalau dia masih merasa senang dan tak percaya akan lamarannya kemarin.

Doyoung tiba-tiba membawa tangan gadis itu kedalam genggamannya, menggandengnya membuat Sejeong mengerutkan keningnya heran.

"Daripada tanganmu kamu liatin mulu mending kan gandeng tanganku"

Mwo?!

Sejeong tidak bisa menahan keterkejutannya namun dia juga tida bisa menahan senyumannya, ia tertawa keras, ya kan sifat tomboynya keluar sementara itu Doyoung tertawa kecil sambil menutupi wajahnya

"You are being so cheesy!", ejek Sejeong

Gadis itu memutuskan untuk menolehkan kepalanya menghadap jendela menikmati pemandangan di luar sana, tapi tak memungkiri fakta Sejeong masih senyum senyum salting

🌼🌼🌼

"Aku lo baru sadar kalo ternyata yang ngisi soundtrack dramaku itu kamu", celetuk Sejeong tiba-tiba, gadis itu memperbaiki posisi duduknya menghadap Doyoung

"Seriusan? Aku malah lupa"

"Iya beneran, kamu, Taeil, sama Taeyong"

Ia mengeluarkan ponselnya, membuka aplikasi spotify miliknya dan mengetikkan judul lagu yang dimaksudkan. Gadis itu memutar lagu tersebut, suara merdu Doyoung membuka lagu itu

"Ya kan"

Doyoung mengerutkan keningnya? Jadi Sejeong yang main di drama itu? Kok dia tidak tau? Tapi ia mengurungkan niatnya untuk bertanya, bisa bisa nanti dirinya diamuk sama Sejeong.

"Eh aku ganti lagu ya?", tanya gadis itu Doyoung hanya berguman kecil sambil mengangguk

I can show you the world~

"Btw aku pengen banget lo nontin aladdin, dari kemarin-kemarin ngga keturutan mulu", ucap gadis itu dengan nada sedih. Pasalnya Aladdin adalah salah satu film Disney favoritnya

"Boleh aja sih, gimana kalau nanti habis foto", tawar Doyoung, dia juga sedikit penasaran akan film tersebut karna review yang menjurus spoiler dari Jaehyun dan juga Taeyong.

Gadis itu menolehkan dirinya menghadap Doyoung, lelaki itu mengangguk sebagai jawaban, membuat Sejeong memekik senang sambil bertepuk tangan, sesekali menggoda Doyoung sambil menjawil ujung dagu Doyoung

"ih baik deh sayang deh, Saranghae", ucapnya sambil memberikan finger heart

🌼🌼🌼

"Bagus deh kamu milih di indoor daripada di outdoor", celetuk Doyoung tiba-tiba

Lelaki itu masih terlihat bercermin dan merapikan pakaiannya tak lupa tatanan rambutnya, sedangkan Sejeong yang sedak duduk duduk di sofa balonnya itu menolehkan keoalanya heran, memangnya kenapa kalau outdoor?

"Males aja gitu kalo foto outoor, nanti pasti disuruh nunjuk-nunjuk awan, pura-pura lari, gitu gitu deh", jelas Doyoung

"Ah terus kalo nuansa alam nanti nyender-nyender di pohon gitu kan atau sembunyi-semnunyiian di pohon kayak film Bollywood ya?"

Mereka berdua tertawa bersama, selera humor yang sama perlahan membuat mereka cocok satu sama lain. Doyoung mengambil rubik yang merupakan salah satu properti mereka, mendudukkan dirinya tepat dihadapan Sejeong.

"Kamu bisa main rubik", tanya Sejeong, gadis itu meletakkan ponselnya dan menatap Doyoung semangat, susah lo nemuin orang yang pinter main rubik itu

"Engga", jawabnya sambil nyengir lebar membuat Sejeong mendengus kesal dan menyentil dahi lelaki itu pelan

"Dasar"

"Megang doang si buat gegayaan"

🌼🌼🌼

"Oke satu dua tigaaa"

Cekrek

Doyoung mengerjapkan matanya lucu saat flash kamera itu mengenainya, silau men sementara Sejeong mencubit pelan pipi calon suaminya itu. Meskipun dia artis dan terbiasa di foto tapi cahaya seperti tadi tetap memberikan efek kejut bagi matanya.

"Kalian bisa ngga pura-pura ngelempar stacko-nya? Eh ngga pura-pura juga si tapi emang beneran di lempar gitu", tanya sang fotografer

Doyoung dan Sejeong mengangguk paham dan melakukan arah fotografer barusan, berulang kali menggambil gambar seperti itu membuat dahi Sejeong terkena lemparan stacko Doyoung

Gadis itu meringis sakit namun tetap tersenyum karna dirinya merasa asenang sementara itu Doyoung terlihat panik dan langsung menangkup wajah kecilnya

"Gapapa kok gapapa", jawab Sejeong berusaha meyakinkan Doyoung yang berulang kali meminta maaf karna merasa bersalah

Lelaki itu mengusap-usap dahi gadis itu, merangkul Sejeong dan mengelus kepalanya lembut mereka tertawa atas kecerbohan mereka

Jujur saja mereka menikmati sesi pemotetratan ini, begitu menyenangkan dan tidak membosankan, seperti saat mereka bermain PS bersama, lalu bermain stacko, dan memasak di dapur saat sesi terakhir, wajah mereka sekarang sudah sangat kotor oleh tepung dan adonan warna warni kue

"Jadi, sekarang aku sama Doyoung udah masik sesi foto terakhir sih, aku juga udah ganti baju", jelas Sejeong sambil merapikan kepangan rambutnya

Ia berjalan kearah Doyoung yang sudah berganti pakaian dengan sweatshirt biru yang dirangkap dengan jas berwarna navy blue yang senada dengan celananya, tak lupa sneakers putih sebagai pemanis

Sementara Sejeong, gadis itu menggunakan dress casual bercorak bunga berwarna maroon yang sangat serasi dengan setelan jas Doyoung

Mereka berdiri diatas kursi dengan tinggi berbeda, membuat Sejeong terlihat lebih tinggi dari Doyoung, gadis itu memegang boneka kelinci putih yang sangat besar sedangkan Doyoung boneka anjing golden retiver. Dan pose terakhir adalah mereka bergandengan tangan, menghadap kamera dengan senyuman di depan pintu rumah berwarna pastel

Kedua sejoli itu tidak bisa berhenti menahan senyumnya melihat hasil foto prewedd mereka, bagus dan terlihat sangat manis.

"Aku bahkan tidak pernah sepuas ini saat foto untuk comeback", ucap Doyoung, candanya

Sejeong memukul pelan bahu Doyoung, menyetujui candaan lelaki itu.

🌼🌼🌼

"Jadi sekarang kita sudah ada di mall"

"Kenapa kamu malah kayak ngevlog?"

"Doyoung!"

"Iya iya maap maap, ampun kanjeng"

Doyoung berjalan menjauh dari Sejeong sambil terus menundukkan kepalanya menutup mulutnya dengan jari yang di silangkan diatasnya. Sementara gadis itu melambaikan tangannya kearah Doyoung, menyuruhnya untuk mendekat sementara Doyoung menolak dengan menggelengkan kepalanya pelan

"Ih sini dong, sini ngga?"

Sejeong mendengus kesal, ia dengan segera menggandeng tangan Doyoung dan menarik lelaki itu agar terlihat di hadapan kamera, mengajaknya untuk menyapa penonton

"Kamu mau duduk di seat mana?", tanya Sejeong

Doyoung sedikit berpikir, studionya sudah cukup penuh dan tengah ke bawah yang masih kosong, yah mau bagaimana lagi ya? Lelaki itu menunjuk salah satu seat di deretan F di tengah tepat pada layar

Beda beda, Di Korea berbeda dengan di Indonesia, pemesanan tiketnya sudah pakai mesin, setelah Doyoung memasukkan kartu debitnya dua lembar tiket film aladdin pun keluar, lelaki itu pun menyerahkannya kepada Sejeong

"Kamu mau popcorn atau apa?", tawar Sejeong saat mereka sudah berada di depan cafetarian bioskop

"Popcorn aja yang besar sekalian rasanya campur aja"

Sejeong mengangguk paham, gadis itu memesankan popcorn fan juga mknuman untuk mereka, sebagai teman nonton film memang tidak afdol tanpa cemilan. Tapi kalau mereka belinya di bioskop kalau kita menyelundupkan dari luar.

"Dadah kita mau masuk duluan, mau pacaran duluan", goda Sejeong kearah kamera

Sembari menggandeng lengan Doyoung gadis itu memberikan kiss bye kearah kamera. Biarkan saja kedua pasangan itu meniknati waktu mereka berdua.

Sampai jumpa yorobun~

🌼🌼🌼

"Akhirnya dongsaengku nikah!"
"Ngga nyangka aku kalau Sejeong nikah sama Doyoung"

-Episode 9 : Happy Wedding-

🌼🌼🌼

🌼🌼🌼

Bạn đang đọc truyện trên: Truyen3h.Co